MEDAN II
Anggota DPRD Kota Medan, Binsar Simarmata ajak masyarakat peduli mengurus segala kelengkapan dokumen Administrasi Kependudukan (Adminduk). Dokumen kelengkapan kependudukan sangat penting untuk urusan apa saja mulai dari lahir sampai meninggal.
Himbauan dan ajak tersebut disampaikan politisi Partai Perindo itu saat pelaksanaan Sosper ke VI Tahun 2026 produk hukum Pemko Medan Perda No 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di dua lokasi berbeda, Sabtu ( 13/6/2026) di halaman Gereja GKPDD Perumnas Simalingkar, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan.
Dan, Minggu (14/6/2026) di halaman gereja GMI Jemaat Medan Permai, Jln Bunga Nicole, Kelurahan Kemenangan Tani, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.
Dikedua lokasi tersebut, Binsar Simarmata minta warga warga untuk segera melengkapi segala kelengkapan dokumen Adminduk, mulai akte lahir, akte kawin, KK, KTP sampai akte kematian. Bahkan dokumen penting lainnya seperti ijazah, surat tanah dan surat penting lainnya supaya dilengkapi.
Dikatakan, politisi Dari Dapil 5 yang meliputi ; Medan Sunggal, Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Maimun, Medan Selayang dan Medan Polonia bahwa sejak anak lahir supaya segera dilengkapi dengan akte lahir dan mrmiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Begitu juga soal penulisan nama di akte lahir dan KIA/KTP serta di Ijazah supaya teliti diperhatikan jangan sampai ada perbedaan.
“Karena perbedaan satu huruf saja akan menghambat urusan ketika mencari pekerjaan dan urusan Aminduk lainnya,” ujar Binsar.
Juga, kata Binsar bahwa Adminduk merupakan inti persoalan dan kebutuhan masyarakat. Jika tidak lengkap akan banyak menimbulkan persoalan dan sebaliknya akan banyak kegunaannya.
“Kenapa saya setiap sosper selalu membawa Perda Aminduk karena itu saya tegas disini, Adminduk merupakan inti persoalan yang akan dialami masyarakat ketika melakukan segala urusan dan menjadi kebutuhan karena hanya dengan kelengkapan Adminduk segala urusan dan harapan masyarakat bisa terpenuhi,” ujar Binsar yang merupakan anggota Komisi 2 DPRD Medan ini.
Juga, kata Binsar kehadiranya membawa Perda Adminduk selain untuk membangun silaturrahmi agar saling kenal mengenal juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, motivasi, agar dapat meningkat kesadaran masyarakat dalam pengurusan Administrasi Kependudukan.
“Kita harapkan tidak ada lagi warga Kota Medan yang kesulitan misalnya berurusan dengan rumah sakit, pendidikan hingga bantuan pemerintah dan lainnya hanya gara-gara terbentur atau tidak memiliki kelengkapan maupun kesalahan data Adminduk, karena kelengkapan Adminduk yang harus dimiliki masyarakat merupakan dasar atau pondasi identitas pengakuan (keabsahan) diri dan persyaratan segala urusan kehidupan masyarakat, ” katanya.
Sambung, Binsar kelengkapan adminduk sangat penting karena tidak hanya data, tapi untuk memperoleh setiap bantuan program pemerintah. Seperti memperoleh beasiswa atau Kartu Indonesia Pintar (KIP), berobat gratis di rumah sakit yang saat ini bisa dilakukan hanya dengan membawa atau memperlihatkan KK dan KTP.
Sertifkat Gereja
Dalam kegiatan di gereja GKPDD Perumnas Simalingkar para jemaat berharap agar sertifikat tanah gereja dapat dikeluarkan oleh pemerintah.
“Gereja GKPDD Perumnas Simalingkar sampai sekarang memiliki sertifikat. Kami sudah mengajukan permohonan kepada Pemko Medan, tapi sampai sekarang belum ada jawaban.Katanya akan djberikan secara global dengan rumah ibadah yang ada di Perumnas Simalingkar ini,” kata para jemaat.
Menyingkapi keluhan tersebut, Binsar Simarmata mengatakan agar rumah-rumah ibadah yang ada di Perumnas Simalingkar membuat pertemuan melakukan pendataan.
“Jadi baik BKM Masjid maupun gereja-gereja yang ada di Perumnas Simalingkar ini lakukan pertemuan untuk mendata secara keseluruhan mana saja yang belum ada sertifikatnya. Saya akan lakukan komunikasi nantinya dengan pihak Pemko Medan,” kata Binsar.
Kegiatan ini turut dihadiri Camat Medan Tuntungan, Brani Perangin-angin, Lurah Mangga, Ferry Tarigan dan sejumlah tokoh masyarakat dan pengurus gereja.
Berbagai keluhan masyarakat soal aminduk saat itu mengemuka, tapi pihak kelurahan siap memfasilitasi keluhan warga. (ROM)






