MEDAN II
Tangis haru mengiringi pemakaman Winda Lorenza Gowasa mantan istri polisi Brigadir IH yang diduga bunuh diri memakai senjata api (senpi).
Jenazah disemayamkan di rumah duka silih berganti pelayat datang hingga digelar acara kebaktian gereja, Rabu (5/8/2026).
Ayah kandung Winda Lauren Gowasa, Sanalui Gowasa, Yestin Laia beserta Ica sang adik hanya bisa menitikan air mata ditengah iringan kidung lagu rohani hingga peti pun ditutup.
Bahkan, Yestin Laia sang ibu tidak rela melepas kepergian putrinya yang terus memeluk peti jenazah yang telah ditutup.
Hingga peti dibawa serta dibawa masuk ke dalam mobile ambulance menuju pemakaman terakhir di kawasan Pasar 6 Marelan.
Namun, setibanya di pemakaman sang ibu tetap memeluk peti jenazah.
Sang ibu terus menangis karena disaat pemakaman tersebut tidak hadir kedua buah hati Winda Lauren Gowasa.” Lihat anakku, tidak ada anak-anakmu hadir dirumah ini untuk melihat mamaknya ,” ucap Yestin sebelumnya.
Namun, tetap Yestin berharap kematian putrinya dapat terungkap karena ditenukan ada sejumlah kejanggalan pada tubuh dan adanya lebam di mata.
” Tolong Bapak Presiden Prabowo, Bapak Kapolri, tolong pak Kapolda apa yang terjadi dengan anakku,” ucap Yestin Laia tak henti-hentinya. (ROM)






