SIMALUNGUN II
Supir bus PT. Kevin Pratama Trans (KPT) plat nomor polisi (Nopol) BKB 1499 XS Ginonggom B. Nababan (62) warga Jl. Trikora II Kelurahan Tegal S Mandala II Kecamatan Medan Denai Kota Medan dan 5 penumpang mengalami luka luka setelah menabrak mobil Mitsubishi R4 Pick Up warna Hitam BB 8429 DC dikendarai Arhita Sinaga (31) warga Desa Sihotang Hasugian Tonga Kecamatan Parlilitan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).
Tabrakan tersebut terjadi di Jalan Medan Km.20-21 Jurusan Pematangsiantar-Medan tepatnya di Nagori Dolok Kahean Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun, pada Sabtu pagi (10/10/2026) sekira pukul 06.20 Wib.
Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Friska Susan SH mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, awalnya Mobil Mitsubishi R4 Pick Up warna Hitam BB 8429 DC dikemudikan Arhita Sinaga dan muatan penumpang Suhardi Tumanggor (17) warga Desa Siononudan 7 Kelurahan Takorabi Kecamatan Parlilitan Kabupaten Humbahas datang dari arah Kota Pematangsiantar menuju Kota Medan.
Setibanya di TKP, mobil Pick UP tersebut behenti dikarenakan ada truk mogok didepannya. Namun tiba tiba bagian belakang mobil pick up tersebut ditabrak Bus L300 Mitsubishi PT. KPT BKB 1499 XS dikemudikan Ginonggom B Nababan yang melaju dari arah yang sama dengan kecepatan tinggi dan diduga kurang hati hati.
Akibat kejadian tersebut, Supir Bus PT KPT Ginonggom B. Nababan mengalami sakit pada perut dan berobat jalan Kemudian 5 penumpangnya yakni J br S (39) luka pada perut dirujuk ke RS Tentara Kota Pematangsiantar tapi mengalami keguguran kandungannya, HS (40) luka pada kaki dirujuk ke RS Tentara Kota Pematangsiantar, DS (4) luka pada wajah, kepala dan kaki di rujuk ke RS Tentara Pematangsiantar, SL (5) luka pada kepala berobat jalan dan SL (6) luka pada kepala berobat jalan.
Sedangkan supir Mobil Mitsubishi R4 Pick Up warna Hitam BB 8429 DC Arhita Sinaga dan penumpangnya Suhardi Tumanggor tidak mengalami luka. Menerima laporan warga, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun IPDA Yancen Hutabarat, S.H bersama personil piket datang melakukan olah TKP sekaligus mengamankan barang bukti kedua kendaraan tersebut.
“Total korban terdiri dari satu orang luka berat dan empat orang luka ringan. Kerugian materiil ditaksir sekitar Rp6 juta,” ujarnya.
Kasat Lantas mengimbau para pengendara agar tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, terutama di jalan lintas yang ramai dan sering ada kendaraan berhenti mendadak. Pengemudi juga diminta menjaga jarak aman, selalu fokus, dan memastikan kondisi fisik prima sebelum berkendara.
“Kami mengimbau pengendara untuk tidak ngebut, menjaga jarak aman, dan waspada terhadap kendaraan yang berhenti di depan, apalagi saat membawa penumpang anak-anak. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” Pungkas AKP Friska. (JX)






