TEBING TINGGI II
11 hari hilang, Latip Saragih (53) temukan adiknya inisial UCS (48) warga Jalan Sei Bahbolon Kelurahan Bulian Kecamatan Bajenis kota Tebingtinggi meninggal dan membusuk tak jauh dari kuburan orangtuanya di area Pemakaman Muslim Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu kota Tebingtinggi, pada Senin sore (12/10/2026) sekira pukul 18:00 Wib.
Informasi dihimpun, pada Senin sore (12/10/2026) sekira pukul 18:00 Wib Latip Saragih hendak Ziarah ke kuburan orangtuanya di Pemakaman Muslim Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu.
Setibanya di pekuburan tersebut, Latip mencium aroma bau busuk di sekitar area pemakaman tersebut. Merasa curiga, Latip langsung mencari asal bau busuk tersebut, kemudian menemukan sesosok laki laki sudah meninggal dan membusuk dibawah pohon kelapa dan disamping batu nisan yang tak jauh dari kuburan orangtuanya.
Setelah melihat bentuk tubuh mayat laki laki tersebut, Latip terkejut ternyata mayat laki laki itu adik kandungnya UCS. Melihat itu Latip menghubungi kepala lingkungan (Kepling) dan melaporkan kepada pihak kepolisian Polres Tebingtinggi.
Tidak berapa lama Personil Piket Polres Tebing Tinggi termasuk Tim Inafis dan Polsek Padang Hulu langsung datang melakukan olah TKP dan evakuasi jenajah korban keruangan jenajah RS Bhayangkara Kota Tebingtinggi.
Abang korban, Latip Saragih ditemui mengatakan korban sudah 11 hari meninggalkan rumah atau hilang dan keluarganya sudah berusaha mencari di wilayah Kota Tebing Tinggi, bahkan keluarga juga sudah membuat laporan orang bilang ke Mako Polres Tebing Tinggi. Tapi keluarga tidak menemukan keberadaan korban.
“Aku tahu mayat laki laki itu adik ku setelah melihat satu per satu bentuk tubuhnya,” ujar Latip.
Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpantau (SPKT) Polres Tebingtinggi IPDA Terlaksana Sembiring mengatakan untuk penyebab korban meninggal masih di lakukan pendalaman dan penyelidikan guna dilakukan visum oleh pihak rumah sakit. (PS)





