SIMALUNGUN II
Seorang pria Janggut putih belum diketahui identitasnya atau Mr X ditemukan meninggal disamping rumah warga Rahmat Karo Karo di Dusun Simpang Hinalang, Nagori Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, pada Selasa malam (13/10/2026) pukul 20.30 WIB.
Informasi dihimpun, awalnya pada Selasa malam (13/10/2026) pukul 20.30 WIB saksi Masrayana Saragih (36) menyuruh keponakannya Rahma Br Perangin Angin untuk memasukkan sepeda motor dari samping rumah. Kemudian Rahma Perangin Angin pergi ke samping rumah untuk memasukkan sepeda motor tersebut, ketika hendak memasukkan sepeda motor, Rahma Perangin Angin melihat korban tergeletak dengan wajah tertutup selimut menghalangi pintu samping rumah.
Melihat itu Rahma mengatakan “Geser Dulu Pung” namun korban tidak menjawab. Lalu Rahma memanggil Omnya bernama Selamat Rahayu yang merupakan tetangganya untuk memeriksa korban sedang tergeletak tersebut dan membuka selimut menutupi wajah korban. Ketika selimut penutup wajah korban sudah terbuka, Rahma dan Selamat Rahayu melihat korban sudah meninggal dunia.
Selanjutnya Rahma kembali ke depan rumah dan mengatakan kepada tantenya Masrayana Saragih bahwa Sepeda motor tersebut tidak bisa dimasukkan ke dalam rumah karena korban sudah meninggal. Mendengar itu, Masrayana Saragih langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada Gamot Dusun Simpang Hinalang Melky Sedek Hamonangan S.
Menerima laporan warga, Kapolsek Purba IPTU B. Silalahi DH bersama Kanit Reskrim IPDA L. Silalahi, S.H, MH dan personil piket datang melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi saksi yang menyatakan korban merupakan ODGJ yang sudah 4 tahun sering berkeliaran di daerah tersebut dan tidur di teras samping rumah Rahmad Karo-karo.
Tim Inafis Polres Simalungun AIPDA Sujid Sahputra dan Tim medis Puskesmas Purban melakukan pemeriksaan terhadap jenajah korban yang hasilnya tidak menemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban serta korban diduga meninggal karena sakit karena korban tidur ditempat tersebut apabila hujan kena tempias air hujan.
Selanjutnya Kapolsek bersama personil evakuasi jenajah korban keruangan jenajah RSUD dr Djasemen Saragih Kota Pematangsiantar.
Lalu Tim Inafis AIPDA Sujid Sahputra melakukan pencarian identitas korban menggunakan alat IPS (identifikation Portable System) tapi tidak di temukan identitas korban karena diperkirakan korban belum menggunakan E-KTP.
Sementara Kasi Humas Polres Simalungun IPTU Verry Purba SH SH dikonfirmasi pada Rabu (14/10/2026) sore mengatakan jenajah korban dititik diruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar karena masih dilakukan pencarian identitas maupun keluarga korban.
Kapolsek Purba IPTU B. Silalahi SH dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan korban diduga ODGJ karena warga setempat mengenali korban. (JX)





