SIMALUNGUN II
Tim Identifikasi Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Simalungun AIPDA Sujid Saputra bersama Unit Gakkum Sat Lantas berhasil mengungkap identitas mayat korban tabrak lari di Simpang Dolok Ayan Nagori Dolok Ayan, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun setelah melakukan Kolaborasi dengan Identifikasi Ditreskrimum Polda Sumatera Utara (Sumut).
Identitas korban tabrak lari tersebut bernama Hormat Hasibuan (62) warga Jalan Rakutta Sembiring Kelurahan Pondok Sayur Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar.
Awalnya korban ditemukan meninggal di pada Rabu dini hari (14/10/2026) sekira pukul : 00.45 Wib, kemudian Pihak Polsek Dolok Datuk Bandar evakuasi jenajah korban diruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar. Diduga korban tabrak lari karena ditemukan bercak darah diaspal dan jejak diduga bekas tubuh korban terseret maka pihak Polseķ Dolok Datuk Nanggar melaporkan kejadian ke pihak Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun.
Tim Identikasi Sat Reskrim Polres Simalungun AIPDA Sujid Saputra datang ke ruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih melakukan pencarian identitas korban melalui sidik jari kedua tangan korban menggunakan alat MAMBIS (Mobile Automated Multi-Biometric Identification System). Namun keterbatasan jangkauan alat MAMBIS membuat AIPDA Sujid Sahputra tidak berhasil menemukan identitas korban.
AIPDA Sujid Sahputra tidak menyerah bagitu saja dan melakukan kolaborasi dengan Tim Idetifikasi Ditreskrimum Polda Sumut. Pada malam harinya sekira pukul 22.00 Wib Tim Indentifikasi Ditreskrimum Polda Sumut dipimpin Kanit 1 AKP Asmu’i datang ke ruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih melakukan sidik jari kedua tangan korban didampingi AIPDA Sujid Sahputra dan Kanit Gakkum Sat Lantas IPDA Yancen Hutabarat, S.H.
Esok harinya, Kamis (15/10/2026) identitas korban berhasil diungkap bernama Hormat Hasibuan (62) warga Jalan Rakutta Sembiring Kelurahan Pondok Sayur Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar. Lalu AIPDA Sujid Sahputra melaporkan temuan identitas korban kepada Kanit Gakkum Sat Lantas IPDA Yancen Hutabarat, S.H untuk dilakukan pencarian terhadap korban.
Pada siang harinya, keluarga korban datang korban dari ruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih dan Kanit Gakkum IPDA Yancen Hutabarat, S.H menyerahkan jenajah korban kepada keluarga untuk disemayamkan dan dikuburkan.
Kanit Gakkum Sat Lantas IPDA Yancen Hutabarat, S.H ditemui diruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih membenarkan identitas korban tabrak lari sudah diketahui dan juga sudah diserahkan kepada keluarga untuk dikuburkan. Pihaknya masih melakukan penyelidikan kejadian tabrakan tersebut.
“Benar, identitas korban sudah diketahui dan jenajah korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dikuburkan,” Kata IPDA Yancen.
Sementara informasi dihimpun diruangan jenajah, bahwa korban memiliki empat orang anak. Awalnya korban berjalan kaki mau ke rumah adiknya didaerah Serbalawan dan korban setiap bepergian memang suka jalan kaki. Jenajah korban akan dikuburkan di Kota Tebing Tinggi. (JX)






