MEDAN II
Anggota DPRD Kota Medan, Saipul Bahri, SE, mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto dalam pemberantasan narkoba, termasuk penindakan terhadap kapal MT Global 168 yang diduga membawa sekitar satu ton narkotika jenis ketamine di Selat Malaka hingga ditarik ke Pelabuhan Belawan.
Saipul berharap, langkah tegas di tingkat pusat tersebut diikuti tindakan nyata hingga ke daerah.
Ia meminta jajaran kepolisian di Sumatera Utara, khususnya Polrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan, serius menindaklanjuti komitmen pemberantasan narkoba.
Politisi Partai NasDem dari Dapil II meliputi Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Belawan itu menegaskan, komitmen Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan, SIK, MH, dalam memberantas narkoba dan berbagai bentuk kejahatan sejalan dengan langkah Kapolri.
Karena itu, menurut Saipul, diperlukan pelaksanaan yang konsisten oleh seluruh jajaran kepolisian, mulai dari Kapolres hingga Kapolsek.
“Kita mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto yang menyatakan perang terhadap narkoba. Kita sangat mengapresiasi penindakan kapal MT Global 168 yang membawa sekitar satu ton ketamine di Selat Malaka hingga ditarik ke Pelabuhan Belawan,” kata Saipul Bahri kepada wartawan, Jumat (23/10).
Menurut anggota 1 DPRD Kota Medan ini, penindakan tersebut menjadi pengingat bahwa pemberantasan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari jalur masuk narkotika hingga peredarannya di tengah masyarakat.
Ia berharap, aparat penegak hukum terus mengembangkan pengungkapan kasus untuk menelusuri jaringan pemasok dan pengedar berdasarkan hasil penyelidikan serta alat bukti yang sah.
Saipul mengatakan, komitmen Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan dalam memberantas narkoba patut mendapat dukungan. Terlebih, Kapolda Sumut telah memperkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara pada 20 Oktober 2026.
Menurutnya, koordinasi tersebut perlu ditindaklanjuti melalui operasi, patroli, pemetaan wilayah rawan, serta penindakan terhadap dugaan peredaran narkoba.
“Komitmen Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan untuk memberantas narkoba dan kejahatan harus kita dukung penuh. Saya berharap Polres Belawan dan Polrestabes Medan tidak main-main, segera menyahuti instruksi tersebut dengan tindakan nyata di lapangan,” ujarnya.
Ia menilai, keselarasan komitmen Kapolri dan Kapolda Sumut harus menjadi dorongan bagi aparat di daerah untuk meningkatkan upaya pemberantasan narkoba dan kejahatan jalanan, terutama di kawasan Medan Utara yang dinilainya masih menghadapi persoalan keamanan.
# Aksi Kapolres dan Kapolsek
Saipul menegaskan, keberhasilan pemberantasan narkoba tidak cukup diukur dari pernyataan komitmen, tetapi juga dari pelaksanaan tugas dan hasil penindakan di lapangan.
Ia secara khusus meminta Polrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan, menindaklanjuti laporan masyarakat, serta menindak tegas pelaku peredaran narkoba sesuai ketentuan hukum.
“Kalau Kapolri sudah menyatakan perang terhadap narkoba dan Kapolda Sumut juga memiliki komitmen yang sama, maka tinggal bagaimana jajaran di bawahnya melaksanakan. Kapolres hingga Kapolsek harus bergerak dan membuktikan komitmen tersebut dengan tindakan nyata,” tegasnya.
Saipul berharap, upaya pemberantasan dilakukan secara konsisten dan tidak berhenti pada operasi sesaat. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan dampak nyata berupa berkurangnya peredaran narkoba dan gangguan keamanan di lingkungan mereka.
Selain mendesak kepolisian, Saipul mengajak seluruh elemen masyarakat ikut membantu aparat penegak hukum dalam mencegah peredaran narkoba dan tindak kriminalitas.
Ia meminta masyarakat tidak takut melaporkan apabila mengetahui dugaan peredaran narkoba maupun aktivitas kejahatan di lingkungan tempat tinggalnya.
“Seluruh elemen masyarakat harus mendukung. Jangan takut melapor jika mengetahui ada peredaran narkoba atau tindak kejahatan di lingkungannya. Ini demi menyelamatkan generasi kita,” katanya.
Saipul juga meminta Pemerintah Kota Medan melibatkan camat, lurah, dan kepala lingkungan dalam memperkuat pengawasan serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan wilayah.
Salah satu langkah yang didorongnya adalah mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling).
“Pemko Medan melalui camat, lurah hingga kepala lingkungan harus berperan. Aktifkan kembali Siskamling dan peduli terhadap lingkungan masing-masing. Pemberantasan narkoba tidak bisa hanya polisi saja,” pungkasnya. (ROM)






