Media Online Jurnal X
Sabtu, 12 September 2026
No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
  • SMSI
  • PERISTIWA
  • KRIMINALITAS
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMATERA UTARA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
HomeBERITA
Para Perangkat Kelurahan Toba bersama warga penerima BST

Para Perangkat Kelurahan Toba bersama warga penerima BST

Viral di FB, Para Perangkat Kelurahan Toba Dikumpulkan di Kantor Camat Siantar Selatan dan Diduga Sudah Terkonsep 

Jurnalx.co.idbyJurnalx.co.id
3 Juni 2020 | 04:18 WIB
inBERITA, Pematang Siantar
AA
ADVERTISEMENT
Bagikan ke Whatsapp

SIANTAR

Viral nya pemberitaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos sebesar Rp600 ribu terhadap warga terdampak virus corona (Covid 19) di Kelurahan Karo yang lebih mengutamakan para Perangkat kelurahan membuat Lurah Toba Jhonstari Damanik menggelar pertemuan Hari Selasa (2/6/2020) siang sekira pukul 14.00 Wib.

Namun, sesuai informasi dihimpun dari warga yang layak dipercaya, pertemuan dihadiri Camat Siantar Selatan, Jufiter Sitepu itu terkesan sudah direncanakan sebelumnya atau terkonsep karena sama sekali tidak mengundang warga melainkan hanya para Perangkat Kelurahan Toba. Kemudian para Perangkat Kelurahan dijadikan penerima BST kompak membuat alasan mereka yang layak sebagai penerima.

Seperti rumah permanen ditempati merupakan warisan, mobil milik keluarga, tidak ada pekerjaan, usaha kos kosan sudah tiga bulan tidak ada anak kos, ladang sawit milik keluarga sehingga uang dari hasil ladang sawit itu dikirim nya setiap keluarga yang membutuhkan. Tidak itu saja, alasan alasan itu sudah disiapkan para Perangkat Kelurahan dalam surat pernyataan untuk diberikan kepada siapapun yang mempertanyakan seperti anggota DPRD, Dinas Sosial dan lainnya.

Freddy Tobing, salah satu Kepling angkat bicara dalam pertemuan itu dengan meminta jangan hanya Lurah dan Relawan saja yang menentukan warga penerima manfaat atau bantuan melainkan melibatkan Perangkat Kelurahan seperti Ketua RT dan RW karena RT dan RW yang mengetahui kondisi warga ditempat masing masing. Lalu E boru Tambunan perwakilan Inspektorat yang turut hadir meminta skala prioritas yang diutamakan.

Padahal jika pertemuan itu mengundang masyarakat akan ketahuan masih ada diantara warga dijadikan penerima sembako dari Pemko Siantar lebih layak dijadikan penerima BST bila dibandingkan para Perangkat Kelurahan tersebut karena para warga penerima sembako memiliki rumah masih mengontrak, rumah belum dialiri listrik PLN sehingga menggunakan lampu emergency yang harus di charger di poskamling, lanjut usia (lansia) tidak memiliki pekerjaan dan lainnya.

Camat Siantar Selatan, Jufiter Sitepu menyatakan tidak dapat lagi merevisi data para penerima BST karena data penerima yang termasuk beberapa Perangkat Kelurahan Toba tersebut berasal dari Kemensos. Pemilihan nama para penerima BST dinilai Camat seperti undian lotre karena sebelumnya ada banyak nama warga termasuk para Perangkat Kelurahan diusulkan penerima BST di Kelurahan Toba tapi terdesak waktu sehingga nama nama termasuk para Perangkat Kelurahan itu yang dikeluarkan penerima BST Kelurahan Toba.

“Pertemuan di Kantor Camat itu terkesan sudah terkonsep karena tidak ada warga yang diundang, padahal jika warga diundang bisa diketahui masih banyak warga kurang mampu yang lebih layak dijadikan penerima BST bila dibandingkan para Perangkat Kelurahan Toba itu.”ujar warga itu kecewa.

Sementara malam harinya sekira pukul 20.00 Wib Radot Simanjuntak salah satu Perangkat Kelurahan Toba ditemui di warung Jalan Pahae mengaku ikut menghadiri pertemuan di Kantor Camat Siantar Selatan sebagai RW sesuai undangan Lurah Toba Jhonstari Damanik. Setelah Camat membuka pertemuan itu membuatnnya meminta menghadirkan wartawan dan warga yang memprotes penyaluran BST tersebut karena sudah viral di FB.

Lalu Lurah Toba menjawab pertemuan itu hanya para Perangkat Kelurahan Toba saja dan wartawan sudah diundang tetapi hingga selesai pertemuan tidak hadir. Camat Siantar Selatan, Jufiter Sitepu siap menerima bila ada kritikan dari warga kemudian juga akan menggelar musyawarah kecil dengan menghadirkan Perangkat Kelurahan untuk menentukan siapa warga yang lebih layak menerima bantuan karena bulan Juni 2020 ini akan ada pembagian sembako lagi dari Pemko Siantar.

” Pak Camat akan menggelar musyawarah kecil dengan menghadirkan Perangkat Kelurahan sebelum pembagian sembako dari Pemko Siantar Bulan Juni ini sehingga tepat sasaran,”ujar Pria Akrab disapa Pak Jo itu singkat.

S Simanjuntak, Lansia berumur 75 tahun yang ada di warung itu mengaku sangat kecewa dan menyesali dijadikannya para Perangkat Kelurahan Toba tersebut sebagai penerima BST dikarenakan para Perangkat Kelurahan itu merupakan ekonomi berada.

“Saya mendukung berita itu, kenapa mereka yang toke toke itu (Perangkat Kelurahan Toba) dijadikan penerima BST, seharusnya aku yang sudah lansia, duda delapan tahun dan tidak memiliki pekerjaan ini yang layak penerima BST tapi malah dijadikan penerima beras dari Pemko Siantar. Artinya mereka itu yang harus diberikan beras,”ujar Lansia akrab dipanggil Oppung Kristian itu dengan nada suara kecewa.

Ditempat terpisah, Nurmaida boru Tampubolon ditemui di warung Jalan Nias juga merasa kecewa dijadikan penerima sembako tahap dua dari Pemko Siantar apalagi sembako itu diberikan kepadanya setelah mendatangi Lurah Toba itu. Setelah dilakukan pembagian sembako tahap pertama membuatnya langsung mempertanyakan kepada Ketua RT Robert Simanjuntak dan Lurah Toba kemudian dibuat alasan akan diberikan kepada gelombang kedua.

Mendengar itu dan sangat berharap akan dimasukkan menjadi penerima BST membuatnya pun menuruti dan diam saja tapi saat pembagian gelombang kedua ternyata dijadikan penerima sembako Pemko Siantar. “Sudah berharap kali aku diberikan uang Rp600 ribu itu (Penerima BST) tapi nyatanya diberikan sembako Pemko Siantar. Padahal kerja ku hanya tukang cuci piring pesta, suami ku sakit sakitan dan rumah ku adalah rumah panggung bahkan masih mengontrak. Jadi aku lah seharusnya dijadikan penerima BST,”katanya.

Penulis/Editor : Freddy Siahaan

Share18Tweet11SendShare

Berita Terkait

Dua pelaku curanmor di Jalan Brigjen Katamso, tepatnya di depan tempat terapi Happy Dream, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun. (Foto Ist)
Curanmor

Dor ! Teriakan Maling Berujung Peluru, Botak Dilumpuhkan Polisi

12 September 2026 | 11:41 WIB

MEDAN II Komplotan pencurian sepeda motor yang beraksi di wilayah hukum Polsek Medan Kota kembali dibongkar polisi. Dua tersangka berhasil...

Read more
Bhabinkamtibmas AIPDA Ijon Rotuah Saragih mengikuti kegiatan Jumat bersih di Jalan Farel Pasaribu Gang Belimbing
BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Ikuti Jumat Bersih di Gang Belimbing

12 September 2026 | 11:37 WIB

PEMATANGSIANTAR II Polsek Siantar Marihat Polres Pematangsiantar melalui Bhabinkamtibmas AIPDA Ijon Rotuah Saragih mengikuti kegiatan Jumat bersih di Jalan Farel...

Read more
Bhabinkamtibmas Kelurahan Bantan Aiptu Rayendra Damanik melaksanakan monitoring distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Posyandu C1/05
BERITA

Bhabinkatibmas Polsek Siantar Barat Montoring Distribusi MBG di Posyandu C1/05

12 September 2026 | 11:32 WIB

PEMATANGSIANTAR II Polsek Sianțar Barat Polres Pematangsiantar melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Bantan Aiptu Rayendra Damanik melaksanakan monitoring distribusi Makanan Bergizi Gratis...

Read more
Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Laksanakan Jum'at Curhat Kamtibmas di Jakan Renville
BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Laksanakan Jum’at Curhat Kamtibmas di Jakan Renville

12 September 2026 | 11:28 WIB

PEMATANGSIANTAR II Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur melaksanakan Jum'at Curhat Kamtibmas di Jakan Renville Kelurahan Merdeka Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar,...

Read more

Berita Terbaru

Curanmor

Dor ! Teriakan Maling Berujung Peluru, Botak Dilumpuhkan Polisi

12 September 2026 | 11:41 WIB
BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Ikuti Jumat Bersih di Gang Belimbing

12 September 2026 | 11:37 WIB
BERITA

Bhabinkatibmas Polsek Siantar Barat Montoring Distribusi MBG di Posyandu C1/05

12 September 2026 | 11:32 WIB
BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Laksanakan Jum’at Curhat Kamtibmas di Jakan Renville

12 September 2026 | 11:28 WIB
BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Utara Monitoring Pembagian Banpang Beras Kepada Masyarakat Sigulang Gulang

12 September 2026 | 11:23 WIB
BERITA

Pastikan Pelayanan Maksimal, Wakapolres Tanjungbalai Cek Kelayakan Motor Dinas Bhabinkamtibmas

12 September 2026 | 00:41 WIB
BERITA

Polres Pematangsiantar Sosialisasi Program Paham AI di SMA Taman Siswa

12 September 2026 | 00:35 WIB
BERITA

Brigadir Iman Harefa Demosi 5 Tahun, Kelalaian Senpi Berujung Kematian Winda Lorenza Gowasa

12 September 2026 | 00:14 WIB
BERITA

Hasyim Turun Ke Lokasi Kebakaran, Partai Wong Cilik Buktikan Kepedulian Untuk Rakyat

12 September 2026 | 00:11 WIB
BERITA

Kapolrestabes Medan Ajak Personel Berani Jalani Proses: “ Masa Depanmu Ditentukan Pilihanmu ”

12 September 2026 | 00:08 WIB
BERITA

Pesan Keras Kapolrestabes Medan di Hadapan Mahasiswa UHN: Salah Pilih Teman, Masa Depan Bisa Hancur !

12 September 2026 | 00:04 WIB
Medan

Niat Ke Pelaminan Berubah Jadi Jeruji Besi, Pria Di Deli Serdang Jual Narkoba Demi Modal Nikah

12 September 2026 | 00:01 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2016-2026 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobafons infamis

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA

© 2016-2026 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobafons infamis