SIANTAR
Baru pagi harinya, Sabtu (20/6/2020) secara resmi serah terima jabatan (Sertijab) yang dipimpin langsung Kapolres Siantar AKBP Budi Pardamean Saragih, SIK, siang harinya sekira pukul 14.00 Wib Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) AKP Edi Sukamto, SH dengan gerak cepat turun memimpin olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan sesosok mayat pria busuk dan dipenuhi belatung di salah satu Pos Jaga Taman Hati yang terletak di Jalan MH Sitorus, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar tepatnya didekat
Mayat pria busuk yang belum diketahui identitasnya itu pertama sekali diketahui Ando Sinaga (22) dan Rio (22). Keberadaan kedua pemuda itu di Taman Hati yang terletak sekitar 100 meter dari Rumah Dinas (Rumdis) Wali Kota Siantar tersebut untuk mencari jentik nyamuk. Merasa ada genangan air, kedua pemuda itu pun berjalan kearah dua bangunan Pos Jaga kondisi kosong dan terbuka yang terletak kearah pinggiran sungai bahbolon.
Selanjutnya, kedua pemuda itu terkejut melihat sesosok mayat pria memakai kaos warna coklat dan celana sudah membusuk dan dipenuhi belatung terlentang dilantai salah satu Pos Jaga tersebut. Melihat itu kedua pemuda itu pun memberitahukan ke Perangkat Kelurahan lalu bersama Lurah Teladan bersama sama mendatangi TKP. Tidak lama kemudian Kapolsek Siantar Barat IPTU Esron Siahaan,SH bersama para personil nya datang.
Tidak itu saja, Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto, SH bersama Kanit SPKT IPDA Harryanto Sihombing juga datang ke TKP lalu Kasat Reskrim memperintahkan anggota nya memasang tanda garis larangan polisi atau Police Line kemudian memperintahkan Tim Inafis atau Identifikasi dengan berpakaian Alat Pelindung Diri (APD) turun melakukan olah TKP untuk mencek kondisi mayat.
Selang beberapa menit selesai olah TKP, Plt. Kepala Badan Panggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar Drs. Daniel Siregar memperintahkan empat pegawai nya berpakaian APD turun membantu Tim Inafis memasukkan mayat itu kedalam kantong mayat kemudian mengevakuasi ke ruangan jenajah RSUD dr. Djasamen Saragih dan juga menyemprotkan cairan disinfektan diseputaran TKP.
“Tadi kami mau mencari jentik nyamuk di Taman Hati ini. Kami Merasa ada genangan air makanya ke dua bangunan pos jaga itu tapi kami melihat sesosok mayat pria sudah busuk di lantai salah satu pos jaga ini. Kami langsung lapor ke perangkat kelurahan kemudian bersama sama kembali kesini,”ujar Ando Sinaga, saksi pertama sekali mengetahui penemuan mayat itu dikonfirmasi di TKP.
Sementara itu Kapolres Siantar AKBP Budi Pardamean Saragih, SIK melalui Kapolsek Siantar Barat IPTU Esron Siahaan,SH yang juga ditemui di TKP mengatakan mayat pria itu diperkirakan sudah sekitar empat atau lima hari karena kondisi mayat pria itu sudah membusuk dan dipenuhi belatung.
“Dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda tanda mencurigakan,begitupun kita masih menunggu hasil visum Tim Forensik dan juga masih dilakukan pencarian identitasnya,”kata Kapolsek singkat.
Hingga berita ini diturunkan ke redaksi, mayat pria busuk itu sudah di ruangan jenajah RSUD dr. Djasamen Saragih untuk dilakukan pemeriksaan Tim Forensik.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






