SIANTAR
Muhammad Yusuf (28) warga Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun pingsan dan disadarkan dengan menyiramkan air mineral setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Medan Simpang Kerang, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, Hari Sabtu (18/7/2020) siang sekira pukul 11.30 WIB.
Nasib sial dialami seorang pemuda, diketahui bernama Muhammad Yusuf (28), warga Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun. Pemuda yang memiliki tatto tribal di lengan sebelah kiri, itu menjadi korban tabrak lari di Simpang Kerang.
Tepatnya di Jalan Medan Km 4,5, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Sabtu (18/7) siang sekira jam 11.30 WIB. Saat kejadian, warga yang berada dilokasi langsung berhamburan keluar menyaksikan kecelakaan terjadi.
Lalu, korban yang pingsan diletakkan diatas meja dan mencoba menyadarkan dengan menyiramkan air mineral.
Awalnya pria akrab dipanggil Yusuf itu mengendarai sepedamotor Honda Beat Street BK 2044 TBI datang dari arah Beringin, Kabupaten Simalungun menuju arah Jalan Ahmad Yani, Kota Siantar. Setiba di lokasi kejadian (TKP), tidak ketahui motif sebenarnya tiba tiba sepedamotor dikendarai Yusuf tabrakan satu unit becak yang datang dari arah berlawanan kemudian membelok kearah Simpang Kerang.
Yusuf terhempas ke aspal dan pingsan, sedangkan becak yang lawannya tabrakan langsung kabur kearah Simpang Kerang sehingga tidak diketahui identitasnya. Warga setempat menolong Yusuf dengan menyiram air mineral ke wajah Yusuf yang pingsan kemudian Yusuf sadar. Mengetahui itu warga menolong dengan membawa Yusuf ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan pengobatan luka luka yang dialami Yusuf.
“Kami kira terjatuh, eh rupanya tabrakan dia (Muhammad Yusuf-red) dengan parbecak tapi Parbecak itu langsung kabur masuk kedalam simpang kerang,” ujarnya Yudi Ardiansyah salah satu warga setempat ditemui wartawan dilokasi kejadian.
Sementara sesuai informasi dihimpun dari seorang rekan Muhammad Yusuf bahwa, kejadian tabrakan dialami Muhammad Yusuf sama sekali tidak dilaporkan ke Kantor Unit Laka Sat Lantas Polres Siantar karena akan diselesaikan secara kekeluargaan.
“Biar kami tangani sendiri, karena pasti orang sini parbecak itu, biar kami cari dulu,”ujarnya singkat.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






