SIANTAR
Kondisi kehidupan memperihatinkan Rosmawati Boru Tamba (60) wanita tua yang hidup sebatang kara bertahun tahun dirumahnya di Jalan Tambun Timur, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar mendapatkan perhatian dan kepedulian dari Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boruna (PPTSB) Cabang Kota Siantar.
Tepat Hari Selasa (18/8/2020) siang sekira pukul 14.30 Wib Ketua PPTSB Cabang Siantar, Risbon Sinaga bersama beberapa pengurus lainnya yakni Drs.Mansur Sinaga, Maralus Sinaga, SPd, Drs Edoard Sinaga, Ediman Sinaga, Jonly Sinaga, SH, Daulat Sinaga, SH, Sangap Sinaga dan Frans Sinaga MM datang anjangsana sekaligus memberikan bantuan kepada Rosmawati.
Rosmawati menceritakan kisah hidup nya. Dimana Rosmawati memiliki tujuh orang anak dari hasil pernikahan dengan suaminya Marga Sinaga yang sudah pisah dengannya. Hanya saja anak anak nya itu sudah tidak pernah datang mengurusnya dan tinggal diluar kota sehingga Rosmawati tinggal sebatang kara.
Kondisi rumah tua ditempatinya sangat lah sama sekali tidak layak huni, berdinding gedek bambu banyak bolongnya dan tanpa pintu sehingga jika hujan lebat turun maka rumah kerap banjir masuk kedalam rumah setinggi lututnya. Begitupun tidak dialiri PDAM membuatnya memanfaatkan air hujan digunakannya untuk mandi dan masak.
Saat ini kondisi Rosmawati sudah sakit sakitan apalagi disepasang kaki nya sudah sulit berjalan sehingga menggunakan alat bantu terbuat dari alumunium. Rosmawati bisa bertahan hidup dari belas kasihan berupa sembako dari para tetangga, Polres Siantar, Polsek dan Dinas Sosial.
“Sudah puluhan tahun tepatnya sejak orang tua meninggal saya tinggal dirumah ini. Tujuh anak saya. Rumah ini warisan punya keluarga yang sudah dijual tapi saya dikasih tumpangan sampai mati. Kalau turun hujan deras, pasti rumah saya ini banjir setinggi lutut tapi syukur tempat tidur saya tinggi,”ujar Rosmawati mengakhiri dengan nada suara sedih.
Sementara itu Ketua Ketua PPTSB Cabang Siantar, Risbon Sinaga mengatakan bantuan yang diberikanb sembako, selimut dan uang tunai. Bantuan itu bentuk perhatian dan kepedulian PPTSB Cabang Siantar terhadap kondisi kehidupan Rosmawati apalagi suami Romawati bermarga Sinaga.
“Bantuan ini gerakan sponitas pengurus dan anggota PPTSB Cabang Siantar kondisi kehidupan Rosmawati,”ujar Risbon.
Risbon yang turut didampingi Lurah Tambun Nabolon itu menambahkan kedatangannya ke rumah Rosmawati itu merupakan kedua kalinya karena pertama sekali sekitar seminggu yang lalu sudah memberikan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI dan mengurus BPJS Kesehatan serta KTP karena ketepatan pekerjannya dipercaya menjadi Kepala Bidang (Kabid) Sosial di Dinas Sosial dan P3A Kota Siantar.
Kondisi kehidupan Rosmawati memprihatinkan itu pertama sekali dari informasi Relawan Dinas Sosial dan P3A Kota Siantar tentang adanya seorang ibu tua tinggal sebatang kara dirumah peot di Jalan Tambun Timur kemudian membuatnya langsung berkoordinasi dengan Lurah Setempat.
“Menangis hati ini melihat kondisi kehidupan Ibu ini. Kami lagi tukar pikiran dengan Pak Lurah Tambun Nabolon supaya berusaha memasukkan fasilitas PDAM dirumah Rosmawati dan kiranya BPJS Kesehatan yang sedang kami urus bisa membuat Rosmawati dibawa berobat gratis ke rumah sakit,”kata Risbon Sinaga mengakhiri.
Usai menerima bantuan, Rosmawati dengan menangis menyampaikan terimakasih kepada PPTSB Cabang Siantar kemudian berharap sepasang kaki nya yang nyaris lumpuh bisa sembuh. “Sepasang kaki ku ini sudah mendingan bisa digerakkan karena sudah disuntik. Saya ingin kaki ini aja sembuh, biar bisa lagi saya bekerja,”harap Rosmawati Boru Tamba sembari kembali berbaring tidur diatas papan tidur miliknya yang berukuran 1×2 meter.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






