ACEH
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Dr. Petrus Reinhard Golose memimpin langsung proses pemusnahan ladang ganja temuan Tim Direktorat Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN seluas 2 hektar di Desa Pulo, Aceh Besar, Rabu (16/6/2021).
Dalam Siaran Pers nya dilokasi, Kepala BNN RI menjelaskan ladang ganja itu ditemukan di dua titik ketinggian yang berbeda. Di titik pertama, 1 hektar ladang ganja ditemukan diatas ketinggian 424 MDPL dengan luas lahan ± 1 hektar berisi ± 10.000 batang pohon ganja dengan tinggi 30 hingga 200 cm dan titik kedua berada pada ketinggian 835 MDPL dengan luas yang sama, yakni 1 hektar sebanyak 10.000 batang pohon dengan tinggi tanaman 200 hingga 300 cm. Kedua ladang ganja tersebut memiliki karakter tanaman yang sedikit berbeda.
“Total berat ganja basah di TKP pertama sebanyak ± 5 ton sementara pada TKP kedua total berat ganja mencapai ± 10 ton. Sehingga jumlah barang bukti tanaman ganja yang berhasil dibabat mencapai ± 15 ton,”jelas Dr. Petrus Reinhard Golose.
Dr. Petrus Reinhard Golose menambahkan, pemusnahan ladang ganja ini melibatkan 202 personel yang terdiri dari Tim BNN, Polda Aceh, Polres Aceh Besar, Kodim 0101BS, Satpol PP Pemkab Aceh Besar, Propam Polri serta Bea dan Cukai. Sebagai bentuk sinergitas antar instansi, BNN turut melibatkan instansi yang mendukung kinerja BNN seperti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan dan Kejaksaan Tinggi Aceh dalam pemusnahan ladang ganja.
Jenderal bintang tiga yang pernah menjabat sebagai Kapolda Provinsi Bali ini sangat mengapresiasi kinerja personelnya yang telah mampu mengungkap banyak kasus meski berada ditengah situasi pandemik. Kepala BNN RI juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama proses pemusnahan ladang ganja berlangsung.
“Apa yang tengah Tim BNN lakukan, merupakan pesan kepada masyarakat atas keseriusan BNN dalam memberantas narkoba sesuai dengan peraturan Undang-undang yang berlaku di Indonesia”, imbuh Dr. Petrus Reinhard Golose.
Kepala BNN RI mengingatkan, jelang Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2021 pada tanggal 26 Juni 2021 nanti, BNN akan terus gelorakan semangat berantas narkoba. “Ini merupakan bentuk keprihatinan negara terhadap kejahatan narkotika yang masih banyak terjadi di berbagai negara di dunia”Pungkas Dr. Petrus Reinhard Golose.
Sumber : Biro Humas dan Protokol BNN RI
Editor : Freddy Siahaan






