SIMALUNGUN
Bupati Simalungun diwakili Wakil Bupati H. Zonny Wadi, SSos menyambut kunjungan kerja (Kunker) komisi A DPRD Sumatera Utara (Sumut) yang dilanjutkan dengan pertemuan di Balei Harungguan Djabanten Damanik Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumut, Jum’at (13/8/2021).
Dalam penyambutan itu Wakil Bupati dampingi Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Albert R Sinaga, Kadis Pendidikan Elfiani Sitepu, Plt Kadis Kesehatan dr Lidya Saragih, Kabag Hukum Franky Purba, Kepala BNNK Simalungun Kompol Suhana Sinaga, mewakili Kesbangpol dan mewakili Bappeda. Semua yang hadir menerapkan protokol kesehatan.
Komisi A DPRD Sumut kunker itu sebanyak 10 orang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi A DPRD Sumut Hendro Susanto serta turut didampingi Kesbangpol Sumut diwakili Zulham Efendi Siregar dan staf komisi A DPRD Sumut.
Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto dalam penyampaikan maksud dan tujuan kunker ke Kabupaten Simalungun untuk memberikan dukungan kepada Pemkab Simalungun dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Simalungun agar lebih serius dalam melaksanakan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Hendro mengatakan bahwa saat ini kita dihadapkan dua ancaman yang sangat berbahaya yakni narkoba dan wabah Covid 19 yang sangat menggangu kehidupan masyarakat. Kedua ancaman ini harus sama-sama kita tanggulangi. “Kepada semua pihak untuk bersama-sama, bersatu, bahu membahu menjaga masyarakat kita agar terhindar dari ancaman tersebut. Diharapkan Pemkab dan BNNK untuk bersinergi melakukan P4GN agar Simalungun bersih dari peredaran Narkoba,”ujarnya.
Sementara Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi dalam sambutannya menyampaikan terimaksih atas kunjungan Komisi A DPRD Simalungun, diharapkan melalui kunjungan ini membawa kemajuan Kabupaten Simalungun dalam pemberantasan narkoba melalui program P4GN.
Dikatakannya, Kabupaten Simalungun memiliki luas 4.386,60 Km², terdapat 32 Kecamatan, 27 kelurahan dan 386 desa/nagori serta jumlah penduduk sebanyak 1.152.025 jiwa. Dalam mendukung program P4GN, Pemkab Simalungun telah melaunching kampung tangguh anti narkoba, yaitu nagori/desa Perdagangan II Kecamatan Bandar. “Kepada semua pihak diharapkan bersama-sama memberantas penyalahgunaan narkoba, sehingga Simalungun dapat bebas dan bersih dari narkoba,”kata Wakil Bupati Simalungun.
Pada kesempatan itu Kepala BNNK Simalungun Kompol Suhana Sinaga menyampaikan bahwa berdasarkan pemetaan yang dilakukan BNNK Simalungun daerah rawan kategori bahaya ada 11 desa/kelurahan, kategori waspada sebanyak 67 desa/kelurahan dan kategori siaga 336 desa/kelurahan.
Oleh karenanya Rohana mengatakan untuk penanggulangan masalah narkoba perlu upaya yang terpadu melalui berbagai aspek, baik pencegahan, pemberantas sampai kepada rehabilitasi. “Untuk mewujudkan program itu diperlukan dukungan, komitmen, sinergitas semua pihak dalam mewjudkan Kabupaten Simalungun bebas dan bersih dari penyalahgunaan narkoba,”ujarnya.
Penulis / Editor : Freddy Siahaan






