SIANTAR
Pengurus Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Siantar-Simalungun menggelar aksi berbagi masker ke ratusan pedagang, pekerja dan pembeli di Pasar Dwikora dan Pasar Horas, Kamis (19/8/2021).
Ketua Cabang GMKI Siantar-Simalungun, Juwita Theresia Panjaitan, S.Pd menjelaskan ada 235 pcs masker non-medis yang didonasikan relawan Satgas Covid-19 Nasional untuk dibagikan oleh beberapa Pengurus dan Kader GMKI Siantar-Simalungun bagi pedagang, pekerja dan pembeli di Pasar Horas dan Pasar Dwikora.

Aksi ini dibuat sebagai rasa bersolidaritas dan memberikan pesan bagi orang-orang yang beraktivitas di pasar agar disiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). “GMKI perlu memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya memakai masker, apalagi ditempat ramai seperti pasar dan sebagainya. Sembari bagi masker kami juga mengingatkan mereka untuk disiplin menerapkan prokes.”jelasnya.
Juwita juga menyoroti masih banyaknya masyarakat yang berani ke pasar tanpa memakai masker dan minimnya sarana-prasarana kesehatan seperti tempat cuci tangan, dan petugas penegak prokes di pasar. “Oleh karena itu kami mendorong Satgas Covid-19 maupun Perusda Pasar agar serius memperhatikan fasilitas penerapan prokes 6M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Mengurangi mobilitas, dan Menghindari makan bersama di pasar supaya pasar yang selalu ramai tidak jadi tempat klaster baru Covid-19.” tegas Juwita.
Lebih lanjut, Juwita menambahkan warga sangat antusias menerima masker yang dibagikan sehingga 235 pcs masker habis dengan cepat. Berkenaan dengan GMKI Siantar-Simalungun akan melaksanakan lagi aksi bagi masker dengan jumlah yang ditingkatkan untuk menyasar para pekerja informal, dalam sektor esensial terutama para pedagang, jukir, supir yang berinteraksi dengan banyak orang.
“Semoga dengan adanya aksi ini dapat menumbuhkan rasa solidaritas elemen masyarakat untuk bergotong-royong membantu mempercepat PPKM di Siantar turun level, sehingga Covid-19 dapat segera usai.” harap Juwita Panjaitan.
Penulis / Editor : Freddy Siahaan






