Media Online Jurnal X
Jumat, 23 Oktober 2026
No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
  • SMSI
  • PERISTIWA
  • KRIMINALITAS
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMATERA UTARA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
HomeBERITA
Tim penasihat hukum Kadis Sosial PMD Samosir terdiri atas Rudi Zainal Sihombing, Dwi Ngai Sinaga, Benri Pakpahan, dan Rizon Manullang saat memberikan keterangan kepada wartawan di Lapas Kelas III Pangururan. (Foto Ist)

Tim penasihat hukum Kadis Sosial PMD Samosir terdiri atas Rudi Zainal Sihombing, Dwi Ngai Sinaga, Benri Pakpahan, dan Rizon Manullang saat memberikan keterangan kepada wartawan di Lapas Kelas III Pangururan. (Foto Ist)

Penetapan Kadis Sosial PMD Samosir Sebagai Tersangka, Tim Kuasa Hukum Nilai Sebagai Bentuk Kriminalisasi

Jurnalx.co.idbyJurnalx.co.id
23 Desember 2025 | 23:19 WIB
inBERITA, Samosir
AA
https://asset.barak.id/2026/09/VID-20260930-WA0000.mp4
ADVERTISEMENT
Bagikan ke Whatsapp

SAMOSIR II

Pasca penetapan dan penahan Kepala Dinas (Kadis) Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Samosir, berinisial FAK, sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Samosir dinilai sebagai tindakan kriminalisasi dan tidak didukung fakta hukum yang utuh.

Hal itu disampaikan tim penasihat hukum FAK yang terdiri atas Rudi Zainal Sihombing, Dwi Natal Ngai Sinaga, Benri Pakpahan, dan Rizon Manullang dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Selasa (23/12).

Dikatakan, Rudi Zainal Sihombing bahwa peningkatan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan pada 1 Juli 2025 dilakukan ketika hasil audit kerugian keuangan negara belum tersedia, sehingga patut dipertanyakan dari sudut pandang hukum acara pidana.

“Peningkatan status perkara tersebut dilakukan ketika belum ada hasil audit kerugian keuangan negara. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan dari aspek hukum acara pidana,” kata Rudi Zainal.

Ia mengatakan seharusnya peningkatan status perkara telah didukung alat bukti surat berupa hasil perhitungan kerugian keuangan negara. Namun dalam perkara tersebut, hal itu dinilai belum terpenuhi.

“Peningkatan status perkara seharusnya telah didukung alat bukti surat berupa hasil perhitungan kerugian keuangan negara. Namun dalam perkara ini, hal tersebut belum ada,” kata Rudi.

Secara tegas, kata Rudi pihaknya mempertanyakan penggunaan jasa akuntan publik dalam menghitung kerugian negara tanpa kejelasan apakah sebelumnya telah dilakukan audit oleh instansi pemerintah yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, kata Rudi pihaknya membantah tuduhan adanya penerimaan fee sebesar 15 persen oleh kliennya sebagaimana disampaikan penyidik.

Kata Rudi bahwa tuduhan tersebut tidak disertai bukti otentik dan hanya didasarkan pada keterangan pihak lain.

“Jika benar ada fee, tentu terdapat pihak yang memberi dan menerima. Namun menjadi pertanyaan mengapa hanya klien kami yang ditetapkan sebagai tersangka, sementara pihak lain tidak ada .Ini ada apa dan sangat janggal,” tegas Rudi.

Sambung Rudi menegaskan bahwa FAK bukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan tidak memiliki kewenangan langsung terhadap pelaksanaan maupun penyaluran bantuan, sehingga penetapan tersangka dinilai tidak tepat sasaran.

Terkait dugaan perubahan mekanisme penyaluran bantuan dari tunai menjadi barang, kata Rudi menyebut hal tersebut tidak berdasar karena pesanan barang berasal langsung dari masyarakat sesuai kebutuhan, sebagaimana tercantum dalam dokumen pertanggungjawaban kegiatan.

Tim penasehat hukum tersangka FAK menegaskan mekanisme tersebut telah sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Nomor 31/3/BS.00.01/8/2024 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Penguatan Ekonomi Korban Bencana.

“Atas dasar itu, kami menilai penetapan tersangka terhadap klien kami tidak mencerminkan prinsip penegakan hukum yang objektif dan berkeadilan,” tegasnya.

Sedangkan, Dwi Ngai Sinaga mengatakan bahwa didalam penanganan kasus tersebut terdapat kejanggal.

Dimana, kata Dwi status perkara ditingkatkan dari Penyelidikan ke Penyidikan pada tanggal 01 Juli 2025, melalui Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Samosir No. Prin-01/L.2.33.4/Fd.1/07/2025 Jo. Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Samosir No. Prin-01.a/L.2.33.4/Fd.1/08/2025 tanggal 11 Agustus 2025.

“Dimana pada saat itu Hasil Audit Kerugian Keuangan Negara belum ada, tentu hal ini merupakan preseden buruk dalam tahapan penyidikan yang sesuai dengan KUHAP. Seharusnya dalam meningkatkan Status Perkara dari Penyelidikan ke Penyidikan, pihak Penyidik sudah seharusnya memiliki Bukti Surat berupa Hasil Perhitungan Kerugian Keuangan Negara,” ujar Dwi Sinaga.

Ia juga mengatakan penting kemudian untuk dibahas kewenangan apa yang dimiliki oleh Kadis Sosial dan PMD Kabupaten Samosir dalam kegiatan ini, sehingga bisa menjadi penerima fee, terlebih Kadis Sosial dan PMD Kabupaten Samosir bukanlah PPK, pengguna anggaran, atau pemangku jabatan yang punya suatu kewenangan dalam hal terlaksana atau tidaknya penyaluran bantuan tersebut.

“Jika menyangkut kerugian keuangan Negara, sudahkan diminta pertanggungjawaban Pejabat Pembuat Komitmen, atau pejabat pengguna anggaran sebagai Pejabat yang bertanggung jawab dari hulu sampai hilir pelaksanaan kegiatan ini,” kata Dwi.

Sebagaimana diberitakan, tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Samosir menetapkan FAK sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Bantuan Penguatan Ekonomi Korban Bencana Alam Banjir Bandang di Kabupaten Samosir Tahun 2024.

Kepala Kejari (Kajari) Samosir Satria Irawan menyampaikan penetapan tersangka tersebut dilakukan berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor TAP-02/L.2.33.4/Fd.1/12/2025 tanggal 22 Desember 2025.

Ia mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memperoleh sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam Pasal 184 KUHAP serta berdasarkan hasil gelar perkara.

Berdasarkan laporan Akuntan Publik pada Kantor Akuntan Publik Gideon Adi & Rekan Nomor 041/KAP-GAR/XII/2025, kerugian keuangan negara ditaksir sebesar Rp 516.298.000.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka dan dinyatakan sehat oleh dokter, FAK kemudian dilakukan penahanan di Lapas Kelas III Pangururan selama 20 hari.

Satria menyebut modus operandi yang disangkakan antara lain mengubah mekanisme penyaluran bantuan dari tunai menjadi bantuan barang dengan menunjuk BUMDes Ma Marsada Tahi sebagai penyedia, serta meminta penyisihan 15 persen dari nilai bantuan untuk kepentingan pribadi dan pihak lain.

“Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001,” pungkasnya. (ROM)

Share15Tweet10SendShare

Berita Terkait

Kapolda Sumut Irjen Pol. Sonny Irawan - Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST (Foto Ist)
BERITA

Kapolda Sumut Sambangi Ephorus HKBP, Ajak Pendeta dan Jemaat Perangi Narkoba

22 Oktober 2026 | 23:40 WIB

MEDAN II Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., memperkuat sinergi dengan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan...

Read more
Anggota DPRD Kota Medan Robi Barus - Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan. (Foto Ist)
BERITA

Apreasi Kapolda Sumut Sonny Irawan Berantas Narkoba, Begal dan Premanisme, Robi Barus : Polrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan Harus Segera Bergerak

22 Oktober 2026 | 22:52 WIB

MEDAN II Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP, memberikan apresiasi atas komitmen Kapolda Sumatera Utara,...

Read more
Polisi mengelar Operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di Jalan Denai, Gang Jati, Kelurahan Tegal, Kecamatan Medan Area (Foto Ist)
BERITA

Operasi Gerebek Sarang Narkoba di Medan Denai, Polisi Amankan 29 Orang

22 Oktober 2026 | 22:46 WIB

MEDAN II Polisi mengelar Operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di Jalan Denai, Gang Jati, Kelurahan Tegal, Kecamatan Medan Area, Rabu...

Read more
Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol. Cornelis Mangarahon Simanjuntak dan jajaran saat paparan kasus pembunuhan Doni Pacek. (Foto Ist)
BERITA KRIMINALITAS

Polisi Tangkap Otak dan Esekutor Pembunuhan Doni Pacek, Sita Pistol Combat Beserta Amunisi

22 Oktober 2026 | 21:09 WIB

MEDAN II Polisi akhirnya menangkap dua tersangka dugaan pembunuhan berencana yang menewaskan anggota organisasi masyarakat (ormas), Doni Pacek. Dimana, korban...

Read more

Berita Terbaru

BERITA

Kapolda Sumut Sambangi Ephorus HKBP, Ajak Pendeta dan Jemaat Perangi Narkoba

22 Oktober 2026 | 23:40 WIB
Uncategorized

Gaungkan Poliran, Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Gandeng BBPVP dan APINDO, 94 Pencari Kerja Dilatih

22 Oktober 2026 | 23:27 WIB
BERITA

Apreasi Kapolda Sumut Sonny Irawan Berantas Narkoba, Begal dan Premanisme, Robi Barus : Polrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan Harus Segera Bergerak

22 Oktober 2026 | 22:52 WIB
BERITA

Operasi Gerebek Sarang Narkoba di Medan Denai, Polisi Amankan 29 Orang

22 Oktober 2026 | 22:46 WIB
BERITA KRIMINALITAS

Polisi Tangkap Otak dan Esekutor Pembunuhan Doni Pacek, Sita Pistol Combat Beserta Amunisi

22 Oktober 2026 | 21:09 WIB
BERITA

Kapolres Simalungun Silaturahmi dengan PCNU, Serukan “Generasi Sehat Masa Depan Kuat”

22 Oktober 2026 | 21:03 WIB
Pematang Siantar

Polsek Siantar Selatan Selesaikan Dugaan Penganiayaan Disimpang Jalan Samosir 1 Dengan Problem Solving

22 Oktober 2026 | 20:56 WIB
BERITA

Anggaran Besar Ditambah Rp182,19 Miliar dan Serapan Tetap Rendah, Ketua DPRD Medan Desak Rico Waas Evaluasi Kadis PKPCKTR John Ester Lase

22 Oktober 2026 | 18:01 WIB
Pencurian

Tim URC Jatanras Polres Tanjungbalai Ringkus Dua Pelaku Spesialis Pencurian Rumah Kosong

22 Oktober 2026 | 17:57 WIB
BERITA

Polseķ Siantar Barat Cek TKP Pengerusakan pintu Kios di Pasar Horas Respon Cepat Laporan CC 110

22 Oktober 2026 | 17:52 WIB
BERITA

Polsek Siantar Marihat Gelar Kumpul Bersama Masyarakat Jalan Pisang

22 Oktober 2026 | 17:48 WIB
BERITA

Melalui Sambang, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Barat Sampaikan Himbauan Waspada Kebakaran

22 Oktober 2026 | 17:44 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2016-2026 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobafons infamis

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA

© 2016-2026 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobafons infamis