TANJUNGBALAI II
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungbalai Asahan mengambil langkah proaktif dengan menjalin silaturahmi dan audiensi bersama insan pers. Langkah ini diambil dalam rangka mempererat kemitraan dan meluruskan isu-isu negatif yang berkembang terkait Lapas.
Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, Refin Tua Simanullang, Sabtu (24/1/26) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Lapas untuk membangun komunikasi yang baik dengan media.
Lanjuttnya, Di tengah isu yang berkembang terkait dugaan praktik ilegal di dalam Lapas, Refin Tua Simanullang membantah dan menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada publik.
“Kami berharap melalui insan pers dapat saling menjaga dan membantu meluruskan isu-isu negatif terkait apa yang ada di dalam Lapas, agar publik bisa mengetahui kebenarannya,” ujar Refin Tua Simanullang.
Refin Tua Simanullang juga menegaskan komitmen Lapas terhadap transparansi, akuntabilitas, serta pengawasan berjenjang dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Ia berharap, dengan terjalinnya kemitraan yang baik dengan insan pers, Lapas Tanjungbalai Asahan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan kepada warga binaan.
Langkah yang diambil oleh Lapas Tanjungbalai Asahan ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya peran media dalam membentuk opini publik. Dengan menjalin kemitraan yang baik dengan insan pers, Lapas Tanjungbalai Asahan berupaya untuk membangun citra positif dan mendapatkan dukungan dari masyarakat.
Kemitraan antara Lapas dan insan pers dapat memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak. Bagi Lapas, kemitraan ini dapat membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas. Bagi insan pers, kemitraan ini dapat memberikan akses informasi yang lebih luas dan akurat, sehingga dapat menghasilkan pemberitaan yang berkualitas dan berimbang.
Diharapkan, dengan terjalinnya kemitraan yang baik antara Lapas Tanjungbalai Asahan dan insan pers, masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan objektif mengenai kondisi di dalam Lapas. Hal ini dapat membantu mengurangi kesalahpahaman dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemasyarakatan.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Lapas juga membuka diri untuk menerima masukan dan saran dari insan pers terkait upaya peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan di Lapas Tanjungbalai Asahan. Hal ini menunjukkan komitmen Lapas untuk terus berbenah diri dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
“Kami terbuka untuk menerima masukan dan saran dari teman-teman media, karena kami percaya bahwa media dapat menjadi mitra yang konstruktif dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan di Lapas,” tambah Refin Tua Simanullang.
Dengan menjalin silaturahmi dan audiensi bersama insan pers, Lapas Tanjungbalai Asahan menunjukkan komitmennya untuk membangun hubungan yang harmonis dengan media dan masyarakat. Diharapkan, kemitraan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang positif bagi semua pihak. (TF)





