TANJUNGBALAI II
Dalam rangka menciptakan kondisi yang aman, tertib, dan bebas dari Handphone, Pungutan Liar, serta Narkoba (Halinar), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungbalai razia insidentil di blok hunian warga binaan, Senin, (26/01/2026) malam.
Razia dadakan tersebut dipimpin langsung Kepala Lapas Tanjungbalai, Refin Tua Simanullang dan mengerahkan seluruh pegawai Lapas dengan menyasar kamar hunian warga binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Dalam pelaksanaannya, razia ini turut melibatkan personel gabungan dari Polres Tanjungbalai dipimpin Kabag Ops, Kompol. Firman Perangin-angin, BNNK Tanjungbalai dipimpin Katim Pemberantasan Raja Sinabang, serta disaksikan insan pers, sebagai bentuk transparansi dan komitmen bersama dalam mendukung pemberantasan Halinar di dalam lapas.
Kalapas Tanjungbalai, Refin Tua Simanullang, menegaskan kegiatan ini merupakan wujud komitmen jajaran Lapas Tanjungbalai dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan kondusif.
“Razia insidentil ini kami lakukan sebagai langkah nyata dan berkelanjutan dalam menciptakan Lapas Tanjungbalai yang aman dan tertib, sekaligus mendukung program Zero Halinar. Kami tidak memberikan ruang sedikit pun terhadap praktik-praktik yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” Tegas Refin.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Lapas, Trisno Witanta Tarigan, menyatakan dukungannya terhadap arahan Kalapas dan menegaskan kesiapan jajaran pengamanan dalam menjalankan tugas.
“Kami siap melaksanakan perintah pimpinan dan terus meningkatkan pengawasan serta pengamanan. Razia seperti ini akan terus kami lakukan secara rutin maupun insidentil sebagai upaya pencegahan gangguan kamtib di dalam lapas,” ujar Trisno.
Dari hasil razia tersebut, petugas menemukan beberapa benda terlarang yang dinilai dapat menimbulkan risiko gangguan keamanan dan ketertiban, seperti (Mancis Sendok, HP dana lainnya). Namun demikian, tidak ditemukan narkoba dalam razia kali ini.
Seluruh barang hasil temuan kemudian diamankan dan dimusnahkan dengan cara dibakar, disaksikan oleh petugas gabungan sebagai bentuk penegakan aturan dan komitmen terhadap lingkungan lapas yang bersih dari barang terlarang.
Melalui kegiatan ini, Lapas Tanjungbalai berharap dapat terus menjaga situasi yang aman dan kondusif, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
“Kedepan, Lapas Tanjungbalai berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan Lapas yang bebas dari Halinar dan mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal,” Ucapnya. (TF)






