MEDAN II
Unit Reserse Kriminal Polsek Medan Timur, Polrestabes Medan melumpuhkan seorang residivis kasus pencurian yang diduga terlibat aksi pembobolan rumah mewah di Jalan Mahameru, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur.
Tindakan tegas dan terukur dilakukan petugas karena pelaku melawan dan berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.
Pelaku Maratur Simanjuntak, (33), warga Jalan Pusuk Buhit Nomor 22, Medan. Dari catatan kepolisian, yang bersangkutan merupakan residivis empat kali keluar masuk penjara dalam kasus pencurian.
Kapolsek Medan Timur Kompol Agus M. Butar-butar, didampingi Kanit Reskrim Iptu Khairul Fajri Lubis, menjelaskan penindakan dilakukan sesuai prosedur kepolisian.
“Pelaku melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan. Petugas kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur,” ujar Kapolsek saat memberikan keterangan pers di Mapolsek Medan Timur, Sabtu (10/1/2026).
Kompol Agus menjelaskan, peristiwa pencurian tersebut terjadi saat korban Radot Sinaga (59) meninggalkan rumahnya untuk mudik ke Porsea pada Jumat (26/12/2025).
Ketika kembali ke rumah pada Selasa (6/1/2026), korban mendapati kondisi rumah sudah berantakan dan sejumlah barang berharga raib, sehingga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Timur.
Menindaklanjuti laporan itu, Unit Opsnal Reskrim melakukan penyelidikan dan memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku.
Sekitar pukul 01.00 WIB, petugas mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku. Saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti hasil kejahatan, pelaku justru melakukan perlawanan sehingga petugas terpaksa melumpuhkannya.
Dari hasil interogasi awal, Maratur Simanjuntak mengakui perbuatannya dan menyebut melakukan pencurian bersama seorang rekannya yang kini masih dalam pengejaran polisi.
Polisi juga mengungkap rekam jejak kriminal pelaku yang tercatat empat kali menjalani hukuman penjara dalam kasus pencurian di wilayah Medan dan Batam. Selain itu, pelaku diduga terlibat dalam beberapa aksi pencurian lain yang masih dalam proses pendalaman.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Medan Timur guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih memburu satu pelaku lain dan terus mengembangkan kasus tersebut. (ROM)





