MAKASSAR II
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep optimis dapat membawa partainya menjadi partai besar pada pemilu mendatang.
Ia pun menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan seluruh tenaganya untuk memenangkan partai berlambang gajah pada Pemilu 2029 .
Saat membuka pidatonya, Kaesang yang menolak membaca pidato politiknya dan tampak menitikkan air mata penuh haru. Suaranya bergetar saat menyapa para kader.
“Kalau saya sebagai ketua umum, saya akan peras semua darah saya untuk memenangkan PSI. Mari kita menangkan pemilu di 2029 nanti,” ujar Kaesang disambut sorakan kader dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1).
Ia juga menyoroti pentingnya disiplin kerja organisasi. Dimana, Kaesang meminta seluruh struktur partai bekerja keras, bergotong royong, serta memastikan setiap aktivitas dan kelengkapan kepengurusan tercatat dalam sistem partai.
Ia juga meminta seluruh kader PSI untuk mendoakan kesehatannya agar dapat memimpin dan mengawal perjuangan partai ke depan.
“Saya minta tolong satu aja saya minta didoakan supaya saya sehat selalu. Karena tadi saya melihat sebelum pidato saya yang tadi sebelumnya ada yang mau kerja keras, ada yang mau mati-matian, ada yang mau habis-habisan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Jokowi telah berpidato dan menyatakan siap mati-matian untuk PSI.
“Kalau diperlukan saya harus datang, saya masih sanggup. Saya masih sanggup datang ke provinsi provinsi. Semua provinsi saya masih sanggup. Datang ke kabupaten/kota saya masih sanggup. Saya masih sanggup. Kalau perlu sampai ke kecamatan, saya masih sanggup. Kita ini kan punya 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan kira-kira 7.000 kecamatan. Saya masih sanggup,” kata Jokowi.
Jokowi pun mengajak para kader PSI bekerja keras dan mati-matian.
“Saya pun akan bekerja keras untuk PSI, bekerja mati-matian untuk PSI. Saudara-saudara bekerja habis-habisan untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI,” ujar Jokowi yang disambut teriakan kader. (*/int/ROM)





