SIMALUNGUN II
Semangat pengabdian IPDA Heriono tak pernah surut meski usia pensiun sudah di depan mata. Rabu (14/1/2026), perwira Sat Lantas Polres Simalungun ini kembali memimpin patroli rutin di sepanjang jalur Pematangsiantar-Parapat sejak pukul 10.00 WIB hingga sore hari untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry yang dikonfirmasi wartawan pada Rabu malam sekitar pukul 21.20 WIB mengungkapkan kekagumannya terhadap dedikasi IPDA Heriono. “Luar biasa, Pak Heriono ini. Pagi sampai sore patroli di jalan raya, malam begadang lagi bagikan kopi ke pengemudi. Semangat pengabdiannya benar-benar patut diacungi jempol,” ujar AKP Verry dengan nada bangga.
Patroli siang hari yang dipimpin IPDA Heriono sebagai Penanggung Jawab Kegiatan (Padal) ini melibatkan lima personel lainnya, yakni Aipda Jarmian Damanik, Aipda Bambang D, Bripka Julfan Kemit, Aipda Jhon Purba, dan Brigadir Eko. Mereka menyisir jalur strategis yang menghubungkan Pematangsiantar dengan Parapat.
“Kami melaksanakan patroli pada siang hari untuk mengantisipasi kejahatan jalanan seperti balap liar dan begal, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Simalungun,” jelas IPDA Heriono saat memimpin patroli di salah satu ruas jalan.
Cuaca cerah yang menyengat tidak menyurutkan langkah tim patroli. Dengan kendaraan patroli dan sepeda motor dinas, mereka berkeliling memantau situasi lalu lintas, menegur pengendara yang melanggar, dan memberikan informasi kepada pengguna jalan.
“Kami tidak hanya mencari pelanggar, tapi juga memberikan edukasi dan informasi tentang kondisi jalan kepada para pengguna jalan,” ungkap IPDA Heriono sambil menghentikan sebuah sepeda motor yang melintas tanpa helm.
Aipda Jarmian Damanik, salah satu anggota tim patroli, mengaku terinspirasi oleh semangat atasannya. “Pak Heriono ini contoh nyata pengabdian tanpa batas. Usia sudah tidak muda, sebentar lagi pensiun, tapi semangatnya seperti anak muda. Kami yang masih muda ini jadi malu kalau tidak semangat,” ujarnya sambil tersenyum.
Selama patroli, tim juga fokus pada titik-titik rawan kecelakaan dan lokasi yang sering menjadi ajang balap liar. “Siang hari biasanya lebih aman, tapi kami tetap waspada. Kadang ada kelompok remaja yang suka ngebut atau konvoi mengganggu pengguna jalan lain,” kata Aipda Bambang D.
Bripka Julfan Kemit menambahkan, patroli siang juga bertujuan memberikan efek jera kepada calon pelanggar. “Dengan adanya patroli rutin seperti ini, para pelanggar akan berpikir dua kali sebelum bertindak. Kehadiran kami di jalan adalah bentuk pencegahan,” jelasnya.
Tim patroli juga sempat menghentikan beberapa kendaraan yang melakukan pelanggaran ringan. Namun, alih-alih langsung menilang, mereka memberikan teguran dan edukasi terlebih dahulu. “Tujuan kami bukan menilang sebanyak-banyaknya, tapi mendidik masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” ujar Aipda Jhon Purba.
Brigadir Eko, anggota termuda dalam tim patroli, mengaku banyak belajar dari IPDA Heriono. “Dari Pak Heriono saya belajar bahwa menjadi polisi itu bukan soal mencari kesalahan orang, tapi membantu masyarakat agar lebih aman dan tertib. Beliau selalu ramah kepada siapa pun yang kami temui di jalan,” tuturnya.
AKP Verry menjelaskan, patroli rutin seperti ini merupakan bagian dari program Satlantas Polres Simalungun untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan ketertiban lalu lintas. “Kami berterima kasih kepada IPDA Heriono dan seluruh personel yang terus konsisten menjalankan tugas ini,” katanya.
Hingga patroli berakhir sore hari, situasi lalu lintas di sepanjang jalur Pematangsiantar-Parapat terpantau kondusif. Tidak ada laporan balap liar, begal, maupun kecelakaan lalu lintas yang terjadi.
“Alhamdulillah, hasil yang kami capai hari ini sangat memuaskan. Terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang tertib dan lancar. Informasi tentang situasi kondisi jalan juga tersampaikan kepada para pengguna jalan,” ungkap IPDA Heriono dengan wajah puas.
AKP Verry menutup perbincangan dengan menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat. “IPDA Heriono telah menunjukkan bagaimana polisi harus hadir, bukan hanya saat ada masalah, tapi juga untuk mencegah masalah terjadi. Ini yang kami sebut menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.
Dedikasi IPDA Heriono yang tak kenal lelah, dari pagi hingga malam, dari patroli hingga bagikan kopi, menjadi bukti bahwa semangat pengabdian seorang polisi tidak pernah padam, bahkan saat pensiun sudah di depan mata. (*/Fred)





