PEMATANGSIANTAR II
Identitas jenajah Wanita tanpa identitas (Mrs X) tewas ditabrak kereta api di Kota Pematangsiantar diketahui siswi Kelas IX SMP Swasta Mars bernama Velly Irawan (14) warga Jalan Sentosa Bawah Kelurahan Pahlawan Kecamatan Sianțar Timur Kota Pematangsiantar.
Terungkapnya identitas korban setelah nenek kandung korban bernama Rista Boru Sinaga (55) datang ruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar pada hari Jumat (23/1/2025) sore sekira pukul 16.30 Wib.
Mengetahui adanya keluarga maka penyidik Unit Reskrim Polsek Siantar Timur mendatangi ruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih dan melengkapi administrasi penyerahan jenajah kepada keluarga.

Rista Boru Sinaga mengatakan korban anak tunggal atau Semata wayang dan sejak bayi sudah tinggal bersamanya karena mamaknya Jusniar Boru Harahap dan bapaknya Irawan sudah bercerai. Dimana mamak nya tinggal di Malaysia dan bapaknya di Palembang.
Kondisi sudah mulai pikun Rista boru Sinaga tidak mengetahui korban tidak pulang ke rumah semalaman melainkan mengetahuinya esok harinya Jumat (23/1/2025) sehingga langsung dilakukan pencarian korban ke rumah beberapa teman korban namun teman korban tidak bisa ditemui karena masih sekolah.
Sekitar pukul 15.00 Wib salah satu adek sepupunya menunjukkan vidio seorang wanita korban tertabrak kereta api persis wajah korban. Untuk memastikannya mereka langsung mendatangi ruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih dan melihat memang benar wanita korban tertabrak kereta api itu adalah korban.
“Mulai bayi si Velly ini tinggal sama ku dan anak tunggal. Mamaknya di Malaysia dan bapaknya di Palembang. Si Velly ini masih kelas 3 di SMP Mars dan baru ulang tahun ke 14 bulan November 2025 kemarin. Setahu ku si Velly ini gak ada masalah karena dia gak pernah keluar rumah. Gak ada lagi kawan ku di rumah, si Velly ini nya selalu membantu aku,” kata Rista Boru Sinaga menangis histeris kehilangan sosok cucu kesayangannya tersebut.
Selanjutnya Rista boru Sinaga berkomunikasi dengan mamak korban Jusniar Boru Harahap melalui Vidio Call (VC). Saat itu Jusniar menangis histeris mengetahui korban meninggal.
Jusniar tidak dapat langsung pulang dari Malaysia melainkan seminggu lagi karena tidak dapat tiket pesawat.
Kapolseķ Siantar Timur IPTU Edy J.J. Manalu SH. MH dalam laporannya membenarkan identitas wanita tertabrak kereta api tersebut sudah diketahui bernama Velly Irawan. Jenajah korban sudah diserahkan langsung kepada nenek korban Rista Boru Sinaga dan sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
“Keluarga korban telah mengikhlaskan kejadian tersebut dan membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi,” Kata IPTU Edy.
Sesuai pemberitaan sebelumnya, korban tertabrak kereta api pertamina muatan kosong di Perlintasan kereta api jalan Ahmad Yani Kelurahan Asuhan Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar, Kamis (22/1/2026) sore sekira pukul 17.15.Wib.
Saat itu kondisi masih bernyawa korban dibawa ke RS Vita Insani Jalan Merdeka. Tim Inafis Sat Reskrim Polres Pematangsiantar sudah berusah melakukan sidik jari dan scan wajah korban tapi tidak menemukan identitas korban. Namun malam harinya sekira pukul 21.00 Wib korban ditemukan tewas kemudian jenajah korban dibawa ke ruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.
Esok sore harinya, Jumat (23/1/2026) sore nenek kandung korban Rista boru Sinaga datang ke ruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih sehingga identitas korban dapat diketahui. (Fred)





