MEDAN II
Seorang remaja berinsial MS (17) warga Kelurahan Belawan I hanya bisa pasrah ditangkap tim gabungan dari Polres Pelabuhan Belawan bersama Polsek Belawan, Senin (27/4) malam.
Bukan, tanpa sebab MS yang masih berstatus pelajar itu melakukan tindakan dugaan penganiyaan terhadap MFR hingga tewas di Jalan KL Yos Sudarso, tepatnya di depan Gereja GBKP, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan.
Dimana, korban MFR saat mengendarai sepeda motor ditendang oleh pelaku MS hingga terjatuh ke aspal menyebabkan terjadi pendarahan.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi melalui Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo dalam siaran medianya, Selasa (28/4) mengatakan, insiden itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu korban bersama seorang saksi baru keluar dari Pajak Baru dengan mengendarai sepeda motor. Di saat bersamaan, pelaku bersama rekannya melintas.
“Secara tiba-tiba tersangka menendang sepeda motor korban hingga korban terjatuh,” kata Kasat Reskrim.
Ia mengatakan korban MFR yang telaj terjatuh dan mengalami luka serius. “Saksi sempat mengejar pelaku yang melarikan diri ke arah Kota Belawan, namun tidak berhasil. Saat kembali ke lokasi, saksi melihat korban sudah terkapar dengan kondisi mengeluarkan darah dari telinga dan bagian belakang kepala,” jelasnya.
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit PHC Belawan untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
“Mendapatkan informasi kejadian tersebut, tim gabungan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku,” katanya.
Ia mengatakan tim berhasil memperoleh informasi keberadaan pelaku.
“Pelaku diketahui berada di rumah mertuanya di Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan I. Tim langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka pada pukul 23.00 WIB,” ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui perbuatannya.
“Tersangka mengaku melakukan perbuatannya bersama satu orang rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran. Motif sementara karena tersangka merasa tersinggung setelah korban berteriak ke arahnya saat berpapasan,” kata AKP Agus Purnomo
Saat ini, tersangka telah diamankan di Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. (ROM)






