SIMALUNGUN II
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 1 Mei 2026, Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, S.I.K. S.H. M.M mengambil langkah antisipatif yang strategis dengan menggelar Analisa dan Evaluasi (Anev) Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Simalungun.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, (28/4/2026) pukul 16.30 WIB di Kantor Sat Lantas Polres Simalungun, Jalan Asahan KM 7, Nagori Pantoan Maju, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.
Kegiatan Anev ini dihadiri secara lengkap seluruh pejabat utama dan para Kapolsek jajaran Polres Simalungun. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakapolres Simalungun KOMPOL Imam Alriyuddin, S.H., M.H., Kabag Ops KOMPOL Martua Manik, S.H., M.H., Kabag Log KOMPOL Pandapotan Butar-butar, S.H., seluruh Kasat fungsi mulai dari Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Samapta, Kasat PamObvit, Kasat Binmas, Kasat Intel, hingga Kasat Lantas, serta seluruh Kapolsek dari wilayah jajaran Polres Simalungun.
Dalam forum Anev tersebut, Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, memaparkan peta situasi kamtibmas terkini di wilayah Kabupaten Simalungun dan memberikan arahan strategis kepada seluruh jajaran.
“Momentum May Day setiap tahunnya selalu menjadi perhatian khusus kami. Oleh karena itu, seluruh elemen kekuatan Polres Simalungun harus memiliki kesamaan persepsi, langkah, dan kesiapan dalam mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi di lapangan,” ungkap AKBP Marganda Aritonang.
Kapolres juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi kerawanan yang mungkin muncul seiring dengan berbagai dinamika sosial dan ekonomi yang berkembang di masyarakat. “Kita harus mampu mendeteksi potensi permasalahan sejak dini, melakukan mitigasi yang tepat, dan merespons setiap situasi secara cepat dan akurat. Tidak ada ruang untuk lengah, khususnya dalam mengawal momen Hari Buruh yang selalu menjadi titik perhatian nasional,” ujar AKBP Marganda Aritonang dengan tegas.
Dalam arahannya, Kapolres mendorong seluruh Kapolsek untuk memperkuat koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh buruh, serta elemen lintas sektoral di wilayah masing-masing. “Sinergi dan kolaborasi dengan semua pihak adalah kunci. Kapolsek harus aktif membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat di wilayahnya agar situasi tetap kondusif dan perayaan May Day dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan damai,” Pungkas AKBP Marganda Aritonang. (*/JX)






