PEMATANGSIANTAR II
Sebanyak 120 personil dipimpin langsung Komandan Kompi (Danki) 2 Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumut AKP Laurensius Siahaan SH mengikuti pelaksanaan Simulasi Sistem pengamanan (Sispam) Kota yang digelar Polres Pematangsiantar di depan Balai Kota Jalan Merdeka Kelurahan Proklamasi Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar, Rabu (13/5/2026) pagi pukul : 08.00 WIB.
Kegiatan Simulasi Sispam Kota tersebut dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas di Wilayah Kota Pematangsiantar.

Dalam simulasi tersebut Danki bersama para personilnya baru turun melaksanakan lintas ganti setelah Kapolres Pematangsiantar menghubungi Kapolda Sumut karena ekstalasi aksi unjuk rasa (Unras) sudah meningkat dari situasi kuning ke situasi merah. Dimana massa unras melakukan pengerusakan fasilitas umum.
Danki bersama para personil membentuk formasi dibelakang Dalmas Lanjut, kemudian Danki membentuk formasi disamping kanan dan kiri pasukkan PHH Brimob. Lalu Danki dampingi Kapolres selaku pengendali taktis pengamanan memberikan himbauan kepolisian kepada massa unras diatas mobil Ransus Brimob.
Namun himbauan kepolisian itu diabaikan massa unras sehingga Danki perintahkan pasukannya melaksanakan pendorongan dengan maju 10 langkah kedepan untuk mengurai massa. Tetapi massa tetap abaikan dengan melakukan pelemparan benda benda keras kearah petugas, menendang tameng dan memprovokaasi petugas dengan caci maki.
Kondisi tersebut Danki dampingi Kapolres perintahkan penyemprotan air menggunakan airmored water cannon guna memecah konsentrasi massa. Selanjutnya Danki perintahkan Unit Pelindung dan pemadam api untuk memadamkan api yang didepan pasukkan PHH.
Begitupun massa tetap tidak membubarkan diri bahkan semakin anarkis dengan melakuakn pembakaran, melempari petugas dan merusak fasilitas umum. Melihat itu Danki pun melaporkan kepada Kapolres untuk dilakukan penembakan gas air mata guna membubarkan massa perusuh.
Setelah penembakan gas air mata ada korban dari massa terjatuh. Danki pun perintahkan Tim Pelindung dan Tim Medias maju untuk evakuasi korban. Setelah tim pelindung dan tim medis kembali ke dalam pasukan.
Danki bersama para personil akhrinya berhasil membubarkan massa unras dengan menyemprotkan air menggunakan watter cannon dan melaporkannya kepada Kapolres.
Selain itu personil Kompi 2 Batalyon B Sat Brimob melalui Tim Satuan Penindak Perusuh (SPP) juga berhasil mengatasi terjadinya aksi penjarahan toko tokoh dan pengerusakan di wilayah Kota Pematangsiantar.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH menyampaikan kegiatan simulasi sispam kota ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, serta koordinasi antar personel di lapangan agar mampu bertindak cepat, tepat dan profesional dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Dalam simulasi ini seluruh personel telah memahami tugas dan perannya masing-masing sehingga akan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel gabungan yang terlibat dalam pelaksanaan simulasi Sispam Kota, baik dari Polri, TNI maupun instansi terkait, atas kesiapan, kekompakan dan semangat dalam melaksanakan latihan pengamanan tersebut.
“Dengan kegiatan ini diharapakan sinergitas dan soliditas antar instansi dapat terus terjaga guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif di wilayah Kota Pematangsiantar,” Pungkas AKBP Sah Udur.
Kegiatan diakhiri dengan apel konsolidasi dipimpin oleh kapolres pematangsiantar dan dilanjutkan dengan foto bersama. (JX)






