MEDAN II
Anggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri ingatkan warga bahwa narkoba bisa merusak generasi penerus bangsa khususnya kawula muda.
Hal itu dikatakan, Lailatul Badri saat melaksanakan penyelenggaraan kegiatan pembinaan deologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) pada Juni TA 2026, Minggu (21/6) di Jalan Bersama Gg Pribadi, Kelurahan Bantan, Medan Timur.
Dikatakan legislator wanita dari Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) itu dampak narkoba dapat membahayakan eksistensi Pancasila karena merusak nilai-nilai moral, sosial, dan kesehatan masyarakat.
Dimana, kata wanita yang akrab disapa Lela ini narkoba dapat merubah pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila, persatuan, dan semangat kebangsaan.
“Narkoba itu jelas merusak. Bayangkan jika generasi muda terpapar narkoba, sudah pasti nasib bangsa akan carut marut.Karena penyalahgunaan narkoba dapat merusak kesehatan dan kesejahteraan masyarakat yang bertentangan dengan prinsip keadilan sosial dan kemanusiaan yang adil dalam Pancasila ,” ucapnya.
Untuk itu, sambung anggota Komisi 4 DPRD Medan ini, peran serta orang tua dan masyarakat sangat dibutuhkan agar tak ada ruang gerak untuk peredaran narkoba.
“Hanya the power of emak emak yang bisa menuntaskan peredaran narkoba. Untuk itu mari kita sama sama mengingatkan warga dan keluarga agar persoalan narkoba ini tak sampai mewabah di lingkungan kita ini,” tegasnya.
Selain peran serta warga masyarakat, Lela juga mengajak aparat penegak hukum ( APH) untuk pro aktif dalam memerangi narkoba.
“Kita ingatkan APH agar segera menanggapi laporan yang masuk dari warga. Agar segera melakukan tindakan untuk pemberantasan narkoba,” katanya.
Di tempat yang sama, Lela juga menyampaikan program pembinaan ideologi dan wawasan kebangsaan sendiri merupakan bagian dari upaya DPRD Kota Medan dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme di tengah masyarakat.
“Pancasila adalah fondasi yang mempersatukan keberagaman bangsa Indonesia. Oleh karena itu, pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila harus terus diperkuat agar masyarakat tetap memiliki semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dengan terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta menjauhi berbagai pengaruh negatif yang dapat mengikis rasa cinta tanah air.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuda, serta Komunitas Badal Kandang dan Akademisi Assoc. Prof. Dr. Mujahiddin, S.Sos., MSP, Perwakilan DPC PKB Kota Medan dan Masyarakat dari berbagai kalangan. (ROM)






