PEMATANGSIANTAR II
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely menghadiri Pembukaan Rapat Sinode Kerja ke-48 Gereja Pentakosta, di Gedung Gereja Pentakosta Jalan Lingga Kelurahan Toba Kecamatan Siantar Selatan, Jumat (10/07/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Wesly diwakili Happy, mengatakan atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dan seluruh masyarakat, mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta rapat sinode.
“Merupakan suatu kehormatan bagi Kota Pematangsiantar menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan yang penuh makna ini. Rapat Sinode Kerja bukan sekadar agenda organisasi gereja, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi pelayanan, menyusun program kerja, mempererat persaudaraan, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan yang semakin relevan bagi umat dan masyarakat,” terangnya.
Dilanjutkannya, Pemko Pematangsiantar meyakini kehidupan beragama yang harmonis merupakan modal penting dalam membangun daerah.
“Karena itu, kami terus mendorong terciptanya kerukunan antar umat beragama, semangat gotong royong, serta kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. Saya berharap hasil Rapat Sinode Kerja ke-48 ini dapat melahirkan berbagai keputusan yang membawa kemajuan bagi Gereja Pentakosta, memperkuat pelayanan kepada jemaat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan daerah,” ungkapnya.
Ia juga mengucapkan selamat mengikuti Rapat Sinode Kerja ke-48.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, menghasilkan keputusan yang bijaksana, serta membawa berkat bagi gereja, masyarakat, dan Kota Pematangsiantar,” tandasnya.
Sebelumnya, Ketua Pucuk Pimpinan Gereja Pentakosta Pdt EV Edgar Siburian menyampaikan pihaknya sudah memersiapkan beberapa hal penting.
“Yang paling penting adalah saya menyambut para peserta sinodistan yang hadir dalam rapat tahun 2026 yang terkasih di dalam kita,” sebutnya.
Katanya, di Gereja Pentakosta, dalam pelayanan mengalami banyak memiliki pengalaman baru, situasi yang dialami, dan tantangan, serta dinamika dalam pelayanan. Tantangan dinamika itu menjadi pelajaran berharga bagi gereja-gereja kami di lokal.
Ia juga mengatakan, gereja itu tidak mudah, makanya kali ini membawa tema, yang penting itu kuat dan teguhkan hatimu.
“Dan kamu orang kuat dan hatinya adalah ciri pemimpin yang berhasil membawa dia menjadi pemimpin. Terutama pemimpin rohani, bukanlah yang mudah. Karena saat ini kami berkumpul bersama mengevaluasi kinerja, lalu sebelumnya apa yang sudah kami lakukan, apa yang telah dilaksanakan, dan program- program apa saja yang akan kami kerjakan untuk ke depan. Hari ini kami berkumpul kembali, dan setiap tahun kerja, sehingga menghasilkan keputusan-keputusan baru dan hal-hal baru yang bersinergi dengan pemerintah untuk membangun kerohanian di Pematangsiantar, dan juga di beberapa daerah di tempat kami,” jelasnya.
Ia mengatakan, kemarin sudah menyelesaikan beberapa orientasi melayani.
Ketua Umum Panitia St Poltak Tampubolon SH MTh, kepada seluruh hamba-hamba Tuhan maupun gembala-gembala maupun pimpinan-pimpinan daerah Indonesia, diucapkan selamat datang untuk melaksanakan Rapat Gereja Pentakosta Jalan Lingga.
“Kami sebagai panitia berharap terobosan-terobosan baru bisa tercipta di gereja, agar kita bisa membawa dampak positif kemajuan gereja ini. Saya juga melaporkan, dari administrasi peserta sinode yang hadir sekitar 630 peserta,” jelasnya.
Ia berharap Rapat Sinode berjalan baik.
“Semoga bisa membawa dampak yang positif, dampak yang baik ke depan, supaya Gereja Pentakosta semakin jaya, semakin maju,” tukasnya. (*/JX)






