MEDAN II
Anggota DPRD Kota Medan Binsar Simarmata SS MM mengajak masyarakat untuk segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dengan mendatangi kantor kecamatan, sehingga kedepan bisa lebih mudah mengakses layanan publik, seperti bantuan sosial, kesehatan, dan perbankan.
Ajakan tersebut disampaikan Binsar Simarmata saat Sosper ke VII Tahun 2026 produk hukum Pemko Medan Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.
Untuk sosper tersebut digelar di dua lokasi berbeda, yakni ; Sabtu (18/7/2026) di Lapangan Komplek GKPS Simalingkar, Jalan Bunga Rampai 2, Kelurahan Simalingkar B.
Dan Minggu (19/7/2026) di Lapangan GMII / Indonesian Evangelical Mission Church, Jalan Anggrek Raya, Kelurahan Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.
Binsar mengatakan, IKD adalah versi digital dari KTP elektronik (e-KTP) yang dapat diakses melalui aplikasi smartphone. IKD berfungsi sebagai bukti identitas resmi yang sah dan mempermudah akses layanan publik, serta mencegah penyalahgunaan data.
“Setiap warga yang memiliki KTP elektronik sudah bisa mengaktifkan IKD di kantor kecamatan dengan membawa KTP, kartu keluarga, dan handphone. Karena itu, mulai hari Senin besok silahkan datang ramai-ramai ke kantor kecamatan untuk mengaktifkan IKD, tapi harus tetap menjaga ketertiban dan taat aturan,” kata Binsar Simarmata di hadapan ratusan warga peserta Sosper.
Menurut politisi Partai Perindo itu, melalui program aktivasi IKD ini maka setiap warga yang benar-benar tidak mampu dari segi ekonomi, berkesempatan merubah status desilnya agar berhak menerima bantuan sosial dari pemerintah. Sebab, sesuai kebijakan Kementerian Sosial, yang berhak menerima bantuan adalah warga yang desilnya atau status kesejahteraannya berada di posisi 1 sampai 4.
“Jadi nanti pas mengaktifkan IKD sekaliguslah dirubah desilnya. Jika benar-benar tidak mampu tapi desilnya 6 silahkan dirubah menjadi desil 4. Dan bagi warga yang sudah menerima berkat dari Tuhan atau sudah mampu, jangan lagi masuk desil 1-4. Jujurlah kita,” tandas Binsar.
Dalam Sosper ke-7 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Komplek GKPS Simalingkar, hadir Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Medan Tuntungan Lia Iriani, Lurah Simalingkar B Inganta P Sembiring, perwakilan Disdukcapil Kota Medan, Muliani dan sejumlah tokoh masyarakat dan rohaniawan.
Dalam kesempatan itu, Lia Iriani juga mengajak warga untuk mengaktifkan IKD agar nantinya bisa masuk pada program Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang diluncurkan Kementerian Sosial. Dalam waktu dekat program Perlinsos tersebut akan segera dicanangkan oleh Presiden Prabowo.
“Rencananya Bapak Presiden Prabowo akan akan datang mencanangkan Perlinsos ini di Kota Medan dan Kecamatan Medan Tuntungan, mudah-mudahan tidak meleset, menjadi arahnya. Jadi untuk masuk ke Perlinsos, pertama kita harus hidupkan IKD kita,” kata Lia Iriani.
Ia mengatakan, untuk mengidupkan IKD, warga yang sudah dewasa bisa datang ke kantor kelurahan dan kecamatan. Setiap orang yang sudah dewasa atau sudah berusia di atas 17 tahun diwajibkan menghidupkan IKD.
“Namun di dalam Perlinsos, satu data, satu kartu keluarga (KK) untuk pengkinian data. Untuk masuk ke Perlinsos nanti dibantu atau diarahkan oleh namanya agen yang terdiri atas kepling dan lurah,” ujarnya.
Selain mengenai administrasi kependudukan, dalam Sosper tersebut, warga juga mengeluhkan buruknya infrastruktur seperti saluran drainase tersumbat, jalan berlubang, dan lampu penerangan jalan tidak berfungsi.
Untuk mengatasi keluhan ini, Binsar Simarmata meminta agar kepling dan lurah setempat membuat surat permohonan ke instansi terkait.
“Jika ada keluhan terkait infrastruktur yang rusak, silahkan melalui kepling dan lurah, buat permohonan tertulis ke dinas terkait. Salinannya kirim ke WA ku, biar sama-sama kita gurdak (desak, red) kepala dinasnya,” pungkasnya. (ROM)






