MEDAN II
Ledakan yang terjadi di perumahan elite Kompleks Grand Polonia, Jalan Mustang, Suka Damai, Medan Polonia, Senin (21/7) sore diduga akibat adanya kebocoran gas tanam.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, dugaan tersebut merupakan hasil investigasi awal yang dilakukan bersama tim terkait di lokasi kejadian.
“Dari hasil investigasi awal, adanya kebocoran dari pipa gas tanam.Dan kita sudah masuk dengan mengunakan alat,” ujar Jean Calvijn kepada wartawan di lokasi kejadian.
Ia mengatakan akibat ledakan itu satu unit rumah mengalami kerusakan parah dengan nomor 3B terdapat 6 orang penghuni rumah.
“Dari data yang kami dapatkan, ada 6 orang yang merupakan dan yang tinggal di dalam. Dari enam itu, satu seorang bapak berhasil dievakuasi, kemudian seorang anak balita sampai saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit,” katanya.
Sambung, Jean Calvijn empat orang penghuni rumah dalam tahap proses evakuasi.
“Saat ini tidak ditemukan korban lain selain yang ada di rumah Komplek Grand Polonia Nomor 3 B. Sumber ledakan dari rumah nomor 3 B dampaknya sekitar 6 sampai 7 rumah yang kena serpihan. Karena posisinya persis berada di depan rumah asal ledakan,”ungkapnya.
Sebagaimana dilansir ledakan keras terjadi di Kompleks Grand Polonia, Jalan Mustang, Suka Damai, Medan Polonia sejumlah rumah hancur porak -poranda termasuk satu unit mobil jenis Lexus rusak akibat terkena terkena reruntuhan bangunan. (ROM)






