SIMALUNGUN II
Dua unit toko prabot dan elektronik milik Hendra Wijaya (60) yang berlokasi di Jalan S.M. Raja, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun terbakar, Selasa dini hari (4/8/2026).
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi mengatakan peristiwa kebakaran pertama kali diketahui saksi Firdiana (58), istri pemilik toko, yang terbangun pada pagi hari dan menyadari ada kejanggalan di lantai satu toko miliknya. Kondisi toko dalam keadaan gelap.
Selanjutnya saksi Firdiana membuka jendela lantai dua dan mendengar suara percikan di lantai satu. Lalu saksi Firdiana langsung membangunkan suaminya, korban Hendra Wijaya, untuk melihat kondisi di bawah.
Ketika korban dan saksi menuruni lantai, api dan asap hitam pekat sudah tampak membumbung dari bagian dalam toko. Firdiana melarang suaminya untuk mencoba memadamkan api dan mengajaknya segera meninggalkan toko melalui pintu belakang. Keduanya selamat tanpa luka.
Setelah berhasil keluar, saksi Firdiana langsung melompat ke bangunan sebelah untuk membangunkan tetangganya, saksi Tanjong Erpin (39), guna meminta tolong menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar). Saat pintu depan rumah Tanjong Erpin dibuka, warga sudah berdatangan dan petugas BPBD Kabupaten Simalungun telah berada di lokasi.
Api yang mulai berkobar sekira pukul 06.15 WIB berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 09.30 WIB, setelah lebih dari tiga jam berjuang keras. Proses pemadaman melibatkan 7 unit mobil Damkar, yakni 2 unit dari KEK Sei Mangke, 1 unit dari Kabupaten Batu Bara, 2 unit dari BPBD Kabupaten Simalungun, serta 2 unit dari Kota Pematangsiantar.
Selanjutnya Kapolsek Bandar Huluan Iptu Patar Banjarnahor, S.H. M.H pimpin olah TKP dan mengamankan barang bukti.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materiil berupa bangunan ruko permanen berukuran 10×25 meter beserta seluruh isinya, termasuk aneka barang prabot dan elektronik, serta satu unit sepeda motor Yamaha Frego warna abu-abu tanpa plat nomor diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.
“Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan, sementara dugaan awal mengarah pada hubungan arus pendek listrik,” Pungkas AKP Verry Purba. (JX)






