MEDAN II
Yestin Laia, ibu kandung Winda Lorenza Gowasa mantan istri polisi Brigadir IH yang diduga bunuh diri memakai senjata api (senpi) mengungkap rasa pilu atas duka yang dialami.
Dengan isak tangis, Yestin memeluk jasad putrinya yang terbujur kaku dimana dirinya mengungkap bahwa putrinya pernah menjadi korban KDRT selama menikah dengan Bripka IH.
Di rumah duka Jalan Perbatasan Lubuk Raya, Pulo Brayan Darat I, Medan Timur itu hadir sanak saudara termasuk pihak gereja.
“Kenapa bisa begini anakku. Bagaimana bisa pegang pistol,” ucapnya pilu ditemui pada Rabu (5/8/2026).
Namun, Yestin berharap adanya rasa keadilan kepada putrinya.
“Tolong Bapak Presiden Prabowo Subianto, Bapak Kapolri, Bapak Gibran.Bantu kami,” teriaknya lirih berharap adanya keadilan.
Kata, Yestin bahwa putrinya baru dua bulan dijemput ibu mertuanya.
“Dua bulan yang lalu dijemput kau anakku sama Ina Iman (ibu mertua, red) di Jakarta. Ku bilang jaga anak-anakmu,” katanya.
Yestin, mengatakan anaknya bukan datang untuk rujuk, tapi dijemput oleh mertuanya.
Sambung, Yestin telah melarang putrinya menemui suaminya karena sudah pernah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh IH.
“Dijemput anakku ini ku buang rasa takut ku karena pernah jadi korban KDRT, tapi semuanya demi anak-anaknya ku relakan,” katanya.
Namun, kata Yestin terkait persoalan cerai dengan suaminya Brigadir IH tidak benar karena tidak ada surat dari pengadilan.
“Tidak pernah anakku dipanggil Pengadilan untuk cerai apalagi ditelepon. Mana suratnya kalau memang cerai kenapa kau jemput I (menyebut nama menantunya). Tapi kau minta rujuk.Tanya mereka, pak,” katanya pilu sambil merangkul salah satu pihak perwakilan gereja.
“Ini sudah dibawa ke sidang majelis gereja. Tinggal menunggu diberkati kembali, tapi kenapa ini terjadi,” kata perwakilan gereja saat itu.
Sebagaimana diberitakan pihak keluarga merasa keberatan atas meninggalnya
Winda Lorenza Gowasa mantan istri polisi Brigadir IH yang diduga bunuh diri memakai senjata api (senpi) karena ditemukan luka lebam biru dan lebam pada mata. (ROM)






