MEDAN II
Anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, meminta seluruh komponen di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan memberikan dukungan penuh terhadap program kerja sama Wali Kota Medan dengan Polrestabes Medan dalam memberantas begal, pencurian, dan berbagai tindak kejahatan lainnya.
Salah satu bentuk dukungan yang dinilai penting adalah pembentukan Pos Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) serta pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) secara merata di seluruh wilayah Kota Medan.
Hal tersebut disampaikan Rommy Van Boy kepada wartawan, Selasa (1/9/2026), menyikapi program Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam mendukung kepolisian memberantas berbagai tindak kriminalitas di Kota Medan.
Politisi Partai Golkar itu meminta Wali Kota Medan terus menekankan kepada seluruh jajaran dan organisasi perangkat daerah (OPD) agar serius mendukung program tersebut.
“Terutama dengan pengadaan LPJU supaya dipastikan terang benderang di seluruh lingkungan yang ada di Kota Medan,” tegas Rommy.
Menurut anggota Komisi 4 DPRD Medan tersebut, keberadaan penerangan jalan memiliki kaitan erat dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Tingginya tindak kriminal bisa terjadi ketika kondisi lingkungan gelap. Maka keberadaan LPJU harus aktif secara keseluruhan,” ujarnya.
Namun, Rommy mengaku kecewa terhadap Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang dinilainya belum memberikan perhatian serius terhadap persoalan LPJU.
Ia menyebut masih banyak lingkungan di Kota Medan yang belum mendapatkan pemasangan LPJU. Selain itu, sejumlah lampu penerangan yang telah tersedia juga dilaporkan dalam kondisi rusak atau mati.
“Buktinya saja, banyak pengaduan yang kita terima saat reses dan kita sampaikan ke Dishub untuk perbaikan dan pemasangan LPJU. Tapi tidak ada respons,” keluh Rommy.
Rommy menilai, Dishub Medan seharusnya turut mendukung program Wali Kota Medan dan kepolisian dalam pemberantasan kejahatan, salah satunya dengan memastikan penerangan jalan berfungsi dengan baik.
“Program pemberantasan kejahatan harus didukung dengan penerangan lampu. Saya sangat kecewa karena Dishub Medan tidak merespons,” katanya.
Apabila persoalan yang dihadapi berkaitan dengan keterbatasan peralatan maupun anggaran, Rommy meminta hal tersebut disampaikan secara terbuka kepada DPRD Medan.
“Kalau masalah peralatan dan anggaran kurang, supaya transparan. Kan bisa dilakukan penambahan alokasi anggaran di APBD yang disetujui atau disahkan DPRD Medan,” ungkapnya.
Menurut Rommy, program kerja sama antara Wali Kota Medan dan kepolisian dalam memberantas kriminalitas merupakan langkah yang baik dan harus mendapat dukungan dari seluruh jajaran Pemko Medan.
“Program Wali Kota Medan bersama polisi itu sudah cukup bagus. Tapi sayang OPD terkait Pemko Medan, terkhusus Dishub, tidak mendukung,” kesalnya.
Untuk itu, Rommy Van Boy meminta Wali Kota Medan Rico Waas menginstruksikan seluruh bawahannya agar sigap dan cepat merespons setiap keluhan masyarakat.
“Apalagi masalah LPJU ini. Kita harapkan Kota Medan terang benderang,” pungkasnya. (ROM)






