SIMALUNGUN II
Perguruan Karate- do Tako Indonesia melaksanakan kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) sabuk hitam/ DAN yang di selenggarakan di aula Auditorium Universitas Simalungun (USI), Jalan SM. Raja Kota Pematangsiantar, pada Jumat dan Sabtu (9-10/10/2026).
Pengurus cabang Simalungun di percaya oleh PB TAKO/ dan dewan guru Tako Indonesia untuk melaksanakan kegiatan tersebut
Kegiatan UKT (Ujian Naik Tingkat) di ikuti 65 peserta dari beberapa Pengcab seperti Siantar, Simalungun,tebing tinggi,Asahan,tanjung balai,Padang Sidempuan dan Madina.
Selama kegiatan Sabuk Hitam DAN dipimpin Team penguji dari Dewan Guru yakni Guru Fredy Lumbang Tobing, Sampe Siahaan, Robert Hutagaol, Reza Mutyara dan Teguh Si Haloman Purba Sergai dari komisi tehnis Farel Napitupulu dari Pengda Tako Sumatera Utara (Sumut), bersama sejumlah senior sabuk hitam antara lain Nur Ihkwan Sabil, Dwi Fitra, Paulus Sinabutar, Bona Sitohang, Butet Tako.
Dalam sambutan nya Guru Sampe Siahaan mengatakan selamat datang kepada para peserta, tunjukkan yang terbaik yang sudah di pelajari selama ini di Dojo, kami bangga dengan kehadiran kalian yang nanti nya bakal jadi penerus perguruan Tako Indonesia kedepannya.
Pdt, Pandapotan Haloho, STh, MBA selaku Ketua Panitia dan juga Ketua Pengcab Tako Simalungun memberikan sambutan sesuai amanah di berikan kepada dirinya melalui Pengcab Tako Simalungun oleh PB Tako dan Dewan guru, akan melaksanakan kegiatan ini dengan baik dan benar sesuai arahan dewan guru.
Ia juga tak lupa mengapresiasi para panitia lain nya yang sudah bekerja dengan sepenuh hati. “Selamat melaksanakan ujian kepada para peserta ucap nya dan ada tanggung jawab besar setelah mendapat kan predikat sabuk hitam, berupa pengembangan perguruan dan menciptakan atlit atlit yang ber prestasi yang mampu mengharum kan nama perguruan,” Kata Pdt. Pandapotan.
Sementara Guru Fredy Lumbantobing berharap Karate Tako Dibawah Pengcab Simalungun dapat lebih berkembang pesat.
Di sela kegiatan Guru Reza Mutyara mengatakan bahwa peserta yang telah lulus UKT dengan menyandang sabuk Hitam dan agar lebih konsisten untuk berlatih karena Sabuk Hitam awal jati diri seorang Karateka.
“Jadi bukan sekedar buat berpoto dengan sabuk hitam,” Ujarnya sembari menutup dengan salam Osh. (Fred)






