Media Online Jurnal X
Sabtu, 6 Juni 2026
No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
  • SMSI
  • PERISTIWA
  • KRIMINALITAS
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMATERA UTARA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
HomeBERITABERITA PERISTIWA

Menteri Luhut Ribut dengan Ratna Sarumpaet di Posko KM Sinar Bangun

Bermula saat Luhut melakukan pertemuan dengan sejumlah instansi di Posko KM Sinar Bangun.

Jurnalx.co.idbyJurnalx.co.id
4 Juli 2018 | 20:51 WIB
inBERITA PERISTIWA
AA
ADVERTISEMENT
Bagikan ke Whatsapp

MENTERI Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan terlibat cekcok dengan aktivis HAM, Ratna Sarumpaet.

Luhut dan Ratna Sarumpaet ribut di Posko Tim Pencarian KM Sinar Bangun di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Senin (2/7).

Kejadian bermula saat Luhut melakukan pertemuan dengan sejumlah instansi di Posko KM Sinar Bangun, di antaranya Dinas Perhubungan, Basarnas, TNI dan Kepolisian.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan evakuasi KM Sinar Bangun hingga perbaikan sistem transportasi di Danau Toba.

Setelah pertemuan, Luhut langsung maju ke depan. Dia berbicara di depan forum. Namun baru saja memulai bicara, ucapan Luhut langsung dipotong oleh Ratna Sarumpaaet.

Akhirnya Luhut dan Ratna Sarumpaet ribut dan saling berbalas komentar. Suara Luhut meningga. Ratna Sarumpaet pun tak mau kalah. Ia membalas setiap ucapan Luhut.

“Saya sedang berbicara. Nanti Anda berbicara,” tegas Luhut.

“Bapak kok marah-marah, gitu,” timpal Ratna.

“Saya tidak marah. Suara saya memang besar,” jawab Luhut.

Akhirnya Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menghampiri Ratna. Ia berusaha menenangkan Ratna. Namun, ibunda artis Atiqah Hasiholan itu tak mau berhenti bicara.

“Saya berbicara mewakili keluarga,” kata Ratna.

Namun Luhut tak mau mendengar keterangan dari Ratna.

“Saya mau berbicara langsung dengan mereka (keluarga korban KM Sinar Bangun). Tak perlu diwakili,” ucap Luhut.

“Oh Menko begitu ya? Aku mendampingi keluarga korban. Anda tidak boleh malarang,” kata Ratna.

“Saya memang akan bicara langsung dengan mereka. Tidak ada perlu dengan Anda. Kami sedang rapat ini. Saya tidak ada urusan dengan Ratna Sarumpaet,” timpal Luhut.

“Kau boleh sama orang lain ngomong macam-macam, jangan sama saya. Ngerti kau,” tandas Ruhut geram.

Kepada CNN, Ratna mengaku kecewa dan marah lantaran pemerintah yang hendak menghentikan pencarian korban KM Sinar Bangun. Karena itu, dia berdebat dengan Luhut.

“Saya marah karena mereka (pemerintah) sudah sepakat menghentikan pencarian korban. Kemarin sudah ada doa bersama, tabur bunga, yang dianggap pencarian selesai,” kata Ratna.

Ratna mengaku sengaja datang ke Simalungun atas nama Ratna Sarumpaet Crisis Center. Ratna turut membawa sejumlah staf.

Ratna mengatakan saat itu kehadirannya mewakili para keluarga korban mengkritik keputusan pemerintah yang hendak menghentikan operasi pencarian. Dia menyatakan tidak terima dengan alasan pemerintah soal jangka waktu operasi hingga kesulitan medan dalam mengevakuasi korban.

Menurut Ratna, ada kesan pihak keluarga korban ‘ditekan’ dalam pertemuan dan dialog dengan rombongan pemerintah daerah beserta Menteri Luhut. Dia juga menyatakan sejumlah keluarga korban mengaku kepadanya saat itu sudah dalam kondisi yang serba sulit.

“Mereka mengatakan perwakilan keluarga korban yang diminta berunding supaya pencarian dihentikan sudah ‘dipilih’. Makanya saya ada di sana mewakili mereka. Mereka kan sedang kesulitan,” kata dia.

Di depan Luhut, Ratna menyatakan berkeras supaya proses pencarian korban harus diteruskan sampai seluruh jenazah bisa diangkat ke permukaan. Walau pemerintah mengaku kesulitan karena tidak mempunyai peralatan memadai, dia tetap menyatakan hal itu harus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap rakyat.

“Masa baru dua minggu sudah selesai. Kan bisa minta bantuan ke luar negeri. Saya tidak melihat hal itu dilakukan oleh mereka (pemerintah). Katanya alatnya sudah ada dari Singapura, tetapi malah mau dihentikan,” tandas Ratna. (pojoksatu)

Share7Tweet5SendShare

Berita Terkait

Evakuasi korban longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang. (Foto Ist)
BERITA PERISTIWA

Hujan 1 Malam Kawasan Sembahe Longsor, 5 Orang Meninggal Dunia dan 1 Selamat

8 April 2026 | 21:06 WIB

DELI SERDANG II Hujan yang menguyur wilayah Deli Serdang, Rabu (8/4/2026) dini hari membuat kawasan Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten...

Read more
Salah satu rumah warga yang rusak berat
BERITA PERISTIWA

Puting Beliung Terjang Karang Anyer, Puluhan Rumah Warga Rusak dan 1 Orang Luka Berat Tertimpa Material Bangunan

31 Maret 2026 | 23:17 WIB

SIMALUNGUN II  Bencana alam angin putih menerjang Nagori Karang Anyer Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun, Senin malam (30/3/2026) sekitar pukul...

Read more
Kelima terdakwa saat di ruangan sidang di PN Pematangsiantar
Pematang Siantar

Ke 4 Kalinya, Sidang Tuntutan Hukuman 5 Terdakwa Narkotika THM Studio 21 Bar & Karaoke KTV Ditunda

27 Januari 2026 | 19:16 WIB

PEMATANGSIANTAR II Lagi dan lagi..Sidang pembacaan tuntutan hukuman 5 terdakwa narkotika Tempat Hiburan Malam (THM) Studio 21 Bar & Karaoke...

Read more
Terdakwa Johan Ardiansyah Sitorus saat digiring petugas Walta masuk ke mobil tahanan untuk diantarkan kembali ke Lapas Kelas IIA Pematangsiantar
Pematang Siantar

Johan Dituntut 18 Tahun Penjara Bunuh Mantan Pacar, “Saya Terlalu Cinta Makanya Saya Gelap Mata”

26 November 2025 | 14:47 WIB

PEMATANGSIANTAR II Terdakwa Johan Ardiansyah Sitorus (24) dituntut hukuman selama 18 tahun penjara dikurangi masa tahanan sudah dijalaninya dalam sidang...

Read more

Berita Terbaru

BERITA

Wesly Silalahi Sambut Kepulangan Jamaah Haji/Hajjah Kota Pematangsiantar Tahun 1447 H/2026 M

5 Juni 2026 | 23:27 WIB
BERITA

Dugaan Dampak Listrik Padam, Pasutri Pilih Tidur Dalam Mobil Ditemukan Meninggal Dunia

5 Juni 2026 | 23:14 WIB
BERITA

Jumat Curhat Kamtibmas, Kapolsek Siantar Utara Berikan Bantuan kepada Balita Stunting di Gang Demak

5 Juni 2026 | 22:51 WIB
BERITA

Dukung “Medan Asri Bergerak”, Dipimpin Sekwan DPRD Medan Erisda Hutasoit dan Jajaranya Gelar Gotong Royong

5 Juni 2026 | 21:48 WIB
Kabupaten Simalungun

Polsek Gunung Malela Sigap Selamatkan Korban Penganiayaan dan Ringkus Pelaku Tempo 12 Jam

5 Juni 2026 | 21:35 WIB
BERITA

Banyak Aset Terbengkalai, Saiful Bahri Minta BPKAD Pemko Medan Lakukan Lelang Agar Tidak Jadi Beban

5 Juni 2026 | 21:06 WIB
BERITA

Tim Gabungan BNNP Sumut Razia 6 THM di Kota Medan, Ratusan Pengunjung di Test Urine dan Hanya Satu Positif Narkoba

5 Juni 2026 | 21:03 WIB
BERITA

Ringkus Pelaku Curas Akibatkan Korban MD, Polres Pematangsiantar Dibanjiri Papan Bunga Ucapan Terimakasih

5 Juni 2026 | 20:26 WIB
BERITA

Polres Pematangsiantar Hadiri Penyambutan Kepulangan Jamaah Haji/ Hajjah Tahun 1447 H/ 2026

5 Juni 2026 | 19:55 WIB
BERITA

Pemadaman Listrik Masih Terjadi, Agus Setiawan : Kinerja Direksi PLN Segera Dievaluasi

5 Juni 2026 | 10:29 WIB
BERITA

Plh. Walikota Tanjung Balai Terima Kunker dan Silaturahmi Wakil Wali Kota Pematangsiantar

5 Juni 2026 | 10:03 WIB
BERITA

Polsek Siantar Barat Respon Cepat Selesaikan Keributan di Gang Anggrek dengan Problem Solving

5 Juni 2026 | 09:17 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2016-2024 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber berita

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA

© 2016-2024 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber berita