SIANTAR
Warga yang tinggal di Jalan Ricardo Siahaan, Kelurahan Aek Nauli, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Siantar tiba tiba heboh hari Selasa (17/9/2019) pagi sekira pukul 06.30 Wib. Pasalnya, Dolman Situmorang (65) pensiunan BUMN warga Kampung Muara Bahari Tanjung Priok, Jakarta Utara ditemukan tewas dirumah keluarganya,
Keberadaan Dolman di Kota Siantar untuk menghadiri pesta keluarga dan merencanakan akan pulang esok hari. Selama di Kota Siantar, Dolman tinggal dirumah keluarganya Robin Tampubolon di Jalan Ricardo Siahaan No.53, Kelurahan Aek Nauli, Kecamatan Siantar Selatan.

Lalu hari Selasa (17/9/2019) pagi sekira pukul 06.30 Wib pihak keluarga terkejut mengetahui Dolman sudah meninggal saat tidur karena Dolman tak kunjung bangun saat dibangunkan. Meninggalnya Dolman itu dilaporkan ke Polsek Siantar Selatan sehingga Kapolsek Siantar Selatan IPTU Rudi Panjaitan bersama personilnya turun melakukan olah TKP.
Tidak itu saja, tim Inafis Sat Reskrim Polres Siantar juga turut membantu melakukan sidik jari. Namun setelah dilakukan olah TKP, keluarga menolak sekaligus membuat surat pernyataan tidak dilakukan visum terhadap mayat Dolman di ruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Siantar. Keluarga menyatakan Dolman memiliki riwayat penyakit jantung dan sesak nafas sehingga keluarga menganggap kematian korban adalah kematian yang wajar karena sakit. Mendengar itu Kapolsek Siantar Selatan IPTU Rudi Panjaitan pun memenuhi permintaan keluarga dengan menyerahkan mayat Dolman tetap dirumah keluarganya tersebut.
Sementara itu Kapolsek Siantar Selatan IPTU Rudi Panjaitan dan Plh Kasubbag Humas AIPDA Napena Karo Karo dikonfirmasi seore harinya sekira pukul 15.00 Wib mengatakan dari hasil olah TKP tidak menemukan tanda tanda mencurigakan dan juga tidak menemukan tanda tanda kekerasan ditubuh Dolman Situmorang.
“Dari hasil olah TKP tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan dan pihak keluarga juga sudah membuat surat pernyataan tidak dilakukan olah TKP karena Dolman tewas akibat penyakit yang dideritanya. Jadi mayat Dolman sudah diserahkan kepada keluarga untuk dibawa pulang ke rumahnya di Kampung Muara Bahari Tanjung Priok, Jakarta Utara,”kata Rudi Panjaitan sembari diamini Plh Kasubbag Humas AIPDA Napena Karo Karo.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






