SIANTAR
Berkin (79) salah satu pedagang buah ditemukan tewas kondisi duduk di kursi plastik usai membuka kios nya Pasar Horas Gedung I Lantai 1, Jalan Sutomo, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, Minggu (18/10/2020) pagi sekira pukul 10.30 Wib.
Pagi itu Berkin datang ke Pasar Horas untuk berjualan. Usai membuka kios nya, Berkin mengobrol ngobrol dengan rekannya sesama pedagang. Tiba tiba Berkin mengeluh sakit didada nya dan badan nya keringat dingin, lalu Berkin duduk di kursi plastik warna merah tepat didepan kiosnya sembari membaca koran.
Tidak lama kemudian Ana, keponakan Berkin memanggil nama Berkin tetapi sama sekali tidak bangun. Merasa curiga, Ana mendekati Berkin. Namun saat di cek ternyata nafas Berkin sudah tidak ada dan juga tidak sadar. Merasa Berkin sudah tewas, keluarga Berkin yang ada di kiosnya itu langsung melaporkan ke Polsek Siantar Barat.
Berselang beberapa menit, Kapolsek Siantar Barat IPTU Esron Siahaan, SH bersama personil piket datang melakukan olah TKP. Hanya saja Husin Djingga (47) membuat surat pernyataan secara tertulis menolak menyerahkan jenajah Berkin dibawa visum dan autopsi ke ruangan jenajah RSUD dr. Djasamen Saragihi karena keluarga sudah menerima lapang dada bahwa Berkin tewas akibat penyakit jantung yang sudah lama dideritanya.
“Berkin Pedagang buah yang tewas di kursi itu akibat penyakit jantung yang sudah lama dideritanya dan keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak dilakukan visum,”ujar Kapoolsek Siantar Barat IPTU Esron Siahaan singkat.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






