MEDAN II
Anggota Komisi 1 DPRD Medan Saipul Bahri SE dorong Walikota Medan Rico Waas melalui Inspektorat untuk menindak tegas dan terus melakukan pengawasan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan yang terlibat Judi Online (Judol) maupun Narkoba.
Politisi Partai Nasdem itu mengatakan bila ada oknum yang terlibat dengan kedua penyakit masyarakat tersebut supaya diberi efek jera sanksi tegas.
“Ada saja informasi, keterlibatan oknum di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan yang terlibat Judol bahkan Narkoba. Untuk itu, kita minta supaya dilakukan penyelidikan berikut sanksi tegas. Inspektorat supaya membantu Walikota penindakan disiplin,” kata Saipul Bahri SE (foto) kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).
Disampaikan Saipul yang membidangi hukum dan pemerintahan itu, mudah mudahan saja informasi keterlibatan ASN Pemko Medan dengan Judol dan Narkoba tidak ada benar.
“Kalau ada yang terlibat supaya ditindak tegas. Karena sangat berdampak buruk terhadap kinerja sebagai pelayan masyarakat. Intinya jangan sampai berdampak buruk lebih besar,” ujar Saipul pensiunan TNI AL itu.
Maka itu, Saipul Bahri sangat berharap agar setiap pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan supaya masing masing mendeteksi anak buahnya jangan sampai terlibat Judol dan Narkoba.
“Bila ada yang terlibat, dampak buruknya sangat besar, kondisi ekonomi keluarganya pasti terganggu. Begitu juga dengan dampak kinerja buruk di lingkungan kerjanya seperti korupsi waktu maupun anggaran,” ungkapnya.
Dikatakan Saipul, berharap kepada masyarakat bila ada mengetahui ada keterlibatan ASN terlibat judi dan Narkoba supaya dilaporkan kepada pihak berwajib, ke inspektorat maupun Kepolisian.
“Begitu juga terhadap pimpinan OPD yang terbukti melindungi bawahannya supaya ikut diberi sanksi. Inspektorat diharapkan dapat menjalan tugasnya dengan baik, membantu Walikota penegakan disiplin dan aturan,” pungkasnya. (ROM)






