SIANTAR
Warga yang tinggal diseputaran Jalan Medan Area, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar mendadak heboh, Sabtu (27/2/2021) malam sekira pukul 20.00 Wib.
Dimana Riamsa Boru Nainggolan (73) isteri Mantan Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Siantar Alm Tagor Batubara ditemukan tewas diduga dibunuh Digudang Dapur rumahnya.
Sesuai informasi, sejak ditinggal almarhum suaminya itu korban tinggal sendirian dirumah itu sedangkan anak tunggal/sematawayang nya Lamhot Dharma Batubara dan menantunya Renata Boru Parhusip tinggal diseputaran Jalan Handayani Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar.
Tewasnya korban pertama sekali ditemukan anak nya akrab dipanggil Dharma di gudang dapur rumah tepat di lantai bawah. Saat itu Dharma menduga korban dibunuh karena terdapat luka dibagian pelipis dan tangan. Dharma pun berteriak histeris sembari berlari melaporkan ke Polres Siantar yang berjarak sekitar 500 Meyer dari rumah korban.
Hitungan detik par tetangga pun mendatangi rumah korban. Tidak lama kemudian Kaurbin Kos (KBO) Sat Reskrim bersama Tim Inafis dan personil piket datang melakukan olah TKP lalu mengevakuasi jenajah korban keruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Siantar.
“Curigai Salah Satu Anak Kos
Sementara itu Renata Boru Parhusip, menantu korban diruangan jenajah mengatakan mengatakan korban diduga korban dibunuh dan Handphone (Hp) nya tidak ditemukan. korban dicurigai dibunuh seorang wanita berinisial G yang tak lain salah satu anak kos korban.
Siang harinya korban sempat bertemu dengan mereka saat datang ke rumah korban bahkan gerak gerik mencurigakan apalagi korban sudah tiba tiba pindah kos apalagi wanita itu menelepon nya mempertanyakan keberadaan korban.
“Kami curiga si G sebagai pelaku nya karena dia dekat dengan ibu mamak mertua apalagi dia pernah mengatakan kepada mamak bahwa dia mau cari mangsa karena sudah dua bulan tidak bayar uang kos. Dia kos di rumah kos kosan mamak mertua di Jalan Pane,”kata Renata Boru Parhusip sembari berharap bisa menemukan keberadaan wanita panggilan G itu.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Siantsr belum memberikan keterangan resmi perihal dugaan pembunuhan korban Riamsa Boru Nainggolan dan Jenajah korban masih diruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih untuk esok pagi harinya baru bisa dilakukan Autopsi oleh Tim Forensik.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






