SIANTAR
Walikota Siantar Dr H Hefriansyah SE, MM bersama jajaran TNI-Polri menggelar rapat Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Aula Widya Satya Brata Mako Polres Siantar, Senin (29/3/2021).
Dikatakan Walikota,, rapat tersebut sebagai respon cepat Pemerintah Kota (Pemko) Siantar dalam menangani pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) bersama jajaran TNI-Polri. Kemudian keterlibatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga dinilai penting untuk optimalisasi perannya dalam menangani pandemi Covid-19.
Disampaikan Hefriansyah, sesuai pemaparan oleh beberapa perwakilan dari kecamatan, diberlakukannya PPKM Mikro di Kota Siantar dinilai efektif dan mampu meminimalisir penyebaran Covid-19 secara cepat.
Tidak hanya itu, PPKM Mikro tersebut juga diperkuat dengan pendirian Posko di masing-masing kecamatan dengan tujuan membantu pemerintah daerah untuk melakukan pengendalian Covid-19 serta pelaksanaan Testing, Tracing, maupun Treatment (3T).
Kata Hefriansyah, pihaknya menilai tidak hanya jajaran TNI-Polri, namun tenaga kesehatan dan dinas terkait yang menangani hal tersebut, juga peranan masyarakat juga diperlukan. “Pelaksanaan PPKM Berbasis Mikro bertujuan agar penyebaran Covid-19 bisa ditekan sehingga tidak semakin meluas. Dengan demikian zona merah dan zona kuning bisa menjadi zona hijau. Untuk itu saya mengajak kita semua untuk saling bekerja bersama-sama,” sebutnya.
Kapolres Siantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar, SIK mengatakan sesuai perintah Walikota Siantar, PPKM Mikro guna menekan penyebaran Covid-19. “Kita ketahui bersama, saat ini peningkatan jumlah positif sangatlah pesat. Dengan diberlakukannya PPKM Mikro, setidaknya dapat mengurangi angka penyebaran Covid-19,” jelasnya.
Boy mengharapkan petugas Bhabinkamtibmas terus mengimbau dan mengedukasi warga binaannya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dari diri sendiri maupun di tingkat kampung. Dengan demikian, penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan oleh para Bhabinkamtibmas maupun Babinsa yang akan bekerja sama dengan Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.
“Saya juga berharap sinergitas dan kerjasama dari para Bhabinkamtibmas dengan para petugas di lapangan, baik itu Babinsa maupun aparatur kampung agar lebih dimaksimalkan, guna terciptanya Kampung Tangguh yang diharapkan oleh pimpinan kita, yakni bebas dari penyebaran virus Corona,” terangnya.
Sementara itu, Kasdim 0207/Simalungun Fransisko Sidauruk mengharapkan mulai tanggal 5 April 2021 Kota Siantar tidak masuk lagi kategori pelaksanaan PPKM Mikro. “Semoga untuk ke depannya kita bisa keluar dari PPKM Mikro dan bisa melakukan kegiatan seperti biasa,” tukasnya.
Turut hadir, Pasi Ops Kodim 0207/Simalungun Kapten Inf Totok Ragil, Wakapolres Siantar Kompol Dolok Panjaitan, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Siantar dr Ronald Saragih, Kadis Perhubungan Esron Sinaga, Danki Brimob Subden 2B Pematangsiantar AKP Gofur, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Siantar Drs Robert Samosir, dan Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang juga Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Siantar drs Daniel Siregar.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






