SIANTAR
Hujan deras sore hari selama empat jam pada hari Senin (31/5/2021) kemarin sekira pukul 15.35 Wib rumah milik Rinal Lubis (34) anak mantan anggota DPRD Siantar di Jalan Silimakuta Kelurahan Simarito Kecamatan Siantar Barat Kota Siantar diterjang angin puting beliung.
Tidak ada korban jiwa akibat bencana alam itu melainkan kerugian material berupa seng yang berterbangan hingga mengenai rumah tetangga didepannya kemudian pemilik rumah mengungsi ke rumah tetangga.
Pemilik rumah, Rinal Lubis ditemui wartawan, Selasa (1/6/2021) siang mengatakan saat hujan deras disertai angin kencang dirinya bersama keluarganya sedang istirahat didalam rumahnya. Mendengar suara bising membuatnya pun membuka pintu dan melihat masih hujan deras dan angin semakin kencang.
Takut terjadi apa apa membuatnya membawa keluarga ya keluar dari dalam rumah itu ke rumah tetangga terdekat kemudian tiba tiba seng atap rumahnya sudah beterbangan, bahkan parabolanya sudah dalam keadaan membungkuk nyaris jatuh.
“Saat membuka pintu aku sempat agak kesusahan tapi untunglah aku cepat membawa keluarga keluar dari rumah. Kalau tidak, entah sudah kayak mana. Barang barang didalam rumah keadaan selamat dan masih bisa dipakai,”kata Rinal Lubis mengakhiri.
Sementara itu Camat Siantar Barat, Pardomuan Nasution dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya, membenarkan bencana angin puting beliung menerjang satu unit rumah warga di Jalan Silimakuta. “Hanya satu rumah saja yang kenak angin puting beliung, itu rumah anak mantan DPRD Siantar Pak Yusran Lubis. Seng rumah berterbangan sampai mengenai rumah didepannya milik PNS Pemko Siantar,” ujar Pardomuan
Camat menjelaskan, mendapatkan informasi bencana alam itu membuatnya bersama Lurah Simarito, Mardiana Bintang langsung turun kelokasi kemudian bersama warga membantu menggeser seng yang bertebangan itu. “Nanti kita akan memberikan bantuan untuk perbaikan ruma itu seperti awalnya karena lumayan berat kerusakan rumah itu,”jelas Camat.
Ditambahkan Camat, pihaknya sudah menawarkan untuk didirikan Posko penampungan sementara untuk keluarga Rinal Lubis tetapi ditolak karena memilih tinggal sementara di rumah tetangganya yang tak lain masih ada hubungan keluarga sembari rumahnya itu sedang dilakukan tahap perbaikan.
Diharapkan kepada warga khususnya di Kecamatan Siantar Barat supaya mengantisipasi ancaman atau bahaya yang terjadi saat hujan deras disertai angin kencang. Salah satu antisipasinya, kata Camat, dengan melakukan pengecekan atap atau barang yang mudah terbawa angin.
“Itu untuk mengantisipasi kejadian ulang. Kalau bisa cek dulu barang yang gampang terbawa angin. Memang baru ini di Jalan Silimakuta terjadi angin puting beliung. Semoga kejadian ini tidak menjadi langganan,”harap Camat Siantar Barat itu mengakhiri.
Penulis / Editor : Freddy Siahaan






