SIANTAR
Menindaklanjuti permintaan keluarga karena curiga meninggal tidak wajar, Tim Forensik RSUD dr Djasamen Saragih Kota Siantar akhirnya melakukan pemeriksaan dalam dan luar atau autopsi jenajah Pasien Yayasan Rehabilitasi (YR) Minyak Narwastu Sibatu-batu, Jhonson Carles Panihutan Silaen (59), Sabtu (13/2/2022) malam.
Kepala Forensik, dr Reinhard J.D Hutahean, SH, SpF, MM dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Minggu (13/2/2022) sore sekira pukul 17.30 Wib mengatakan dari hasil autopsi jenajah korban (Jhonson Carles Panihutan Silaen-red) tersebut ditemukan luka memar dibagian wajah sebelah kiri korban yang disebabkan atau akibat kekerasan tumpul.
Namun sejauh mana luka memar tersebut bertanggung jawab terhadap nyawa korban, masih perlu penelusuran lebih lanjut. “Yang di wajah benar memang luka memar disebabkan trauma tumpul tapi perlu penelusuran lebih lanjut dan dihubungkan dengan investigasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP),”ujar Reinhard.
Reinhard menambahkan pihaknya belum dapat mengetahui penyebab kematian korban yang sebenarnya karena masih dalam penyelidikan (Lidik) dan perlu investigasi mendalam bagi penyidik Kepolisian dalam hal ini Sat Reskrim Polres Siantar.
Kemudian pihaknya juga masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut, diantaranya Patologi Anatomi (PA) atau Hitopatologi jaring dan Toksikologi. “Penyebab kematian korban masih dalam lidik dan perlu investigasi mendalam bagi penyidik Kepolisian,”Pungkas dr Reinhard J.D Hutahean.
“Langsung Dikuburkan
Sementara itu sebelumnya siang harinya sekira pukul 13.30 Wib sesuai pantuan di ruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih bahwa jenajah korban sudah dibawa pulang perwakilan keluarga kemudian dibawa untuk langsung dikuburkan di tempat pekuburan umum Lapangan Bola Atas Jalan Farel Pasaribu, Kecamatan Siantar Marihat Kota Siantar.
Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, korban ditemukan meninggal di uangan Gedung Serbaguna YR Minyak Narwastu Jalan Sibatu-batu Kelurahan Bah Kapul Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Siantar, Sabtu (12/2/2022) siang sekira pukul 12.00 Wib dengan posisi terlentang dan kedua kaki bertekuk.
Keluarga melihat adanya luka biram dibagian wajah sebelah kiri korban membuat keluarga merasa curiga korban meninggal tidak wajar lalu meminta dilakukan autopsi di ruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Siantar. Korban sudah dua tahun dirawat di YR Minyak Narwastu karena menderita penyakti depresi dan korban status belum menikah atau lajang.
Penulis / Editor : Freddy Siahaan






