Media Online Jurnal X
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
  • SMSI
  • PERISTIWA
  • KRIMINALITAS
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMATERA UTARA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
HomeBERITA
Warga Pulau Simuk Nias Selatan Terancam Kelaparan. (Ilustrasi Jurnalx.co.id)

Warga Pulau Simuk Nias Selatan Terancam Kelaparan. (Ilustrasi Jurnalx.co.id)

Cuaca Ekstrem, Warga Pulau Simuk Nias Selatan Terancam Kelaparan Dan Anak Anak Sakit

Jurnalx.co.idbyJurnalx.co.id
22 September 2023 | 07:57 WIB
inBERITA, Nias
AA
ADVERTISEMENT
Bagikan ke Whatsapp

NIAS II

Akibat cuaca ekstrem krisis pangan terjadi di Kecamatan Simuk, Kepulauan Batu, Kabupaten Nias Selatan, Sumut.

Camat Simuk, Gentelman Bago mengatakan stok pangan mulai menipis dalam 10 hari terakhir. Warung-warung yang menjual pangan sudah kehabisan stok karena kapal pengangkut logistik tak bisa sandar di Pelabuhan Simuk akibat cuaca ekstrem.

“Mulai menipis stok pangan itu, di hari ke-10. Tapi saat itu masyarakat masih bisa mendapatkannya. Kemudian tujuh hari yang lalu, masyarakat hanya konsumsi roti, mie instan, terigu, ketan, dan sagu,” katanya, Kamis (21/9).

Bago menerangkan dalam tiga hari terakhir, stok bahan pokok di wilayah itu benar-benar habis. Tak ada lagi warung yang menjual bahan makanan, warga pun terpaksa mengonsumsi sagu.

“Jadi tiga hari lalu yang bisa dibeli di warung-warung itu betul betul habis. Dan masyarakat hanya konsumsi sagu yang diolah menjadi makanan,” jelasnya.

Kondisi tersebut, tambahnya menyebabkan anak anak menjadi sakit karena tak terbiasa makan sagu. Anak anak tersebut saat ini dirawat di puskesmas yang ada di wilayah itu.

“Beberapa hari ini ada beberapa anak yang sakit seperti mencret dan demam. Tapi, Puji Tuhan tidak ada yang sampai meninggal dunia. Anak anak semua yang masuk puskesmas karena tidak terbiasa makan sagu. Apalagi hari hari sebelumnya makan mie instan tentu bermasalah perutnya,” tutur Bago.

Ia mengakui dulunya warga Kecamatan Simuk memang mengonsumsi sagu sebagai makanan pokok. Namun, seiring berjalannya waktu, warga mulai mengkonsumsi beras.

Selain itu, banyak pohon sagu yang ditebangi dan digantikan dengan pohon kelapa

“Dulu warga di sana memang makan sagu. Tapi dulu kan jumlah penduduk di sana belum sebanyak sekarang. Dan lahan lahan sagu dulu kan masih terbiarkan. Tapi sekarang lahan lahan yang ada sagunya ditebangi masyarakat dan ditanam pohon kelapa,” sebutnya.

Selain itu, kondisi tanah di Pulau Simuk mayoritas pasir berbatu. Sehingga tak sembarangan tanaman bisa tumbuh subur.

“Seluruh tanah di Simuk itu pasir berbatu sehingga tak sembarangan tanaman bisa hidup. Ditanam sawah , jagung tak bisa, ditanam ubi tak berumbi. Paling masyarakat makan daunnya aja, itupun tak bertahan lama. Selain itu, sayur sayur selama ini pasokannya dari Teluk Dalam atau Pulau Telo,” kata Bago.

Ia menyebutkan di Kecamatan Simuk ada 6 desa yang dihuni sekitar 510 kepala keluarga dengan total hampir 3.000 jiwa.

Selama ini, mayoritas warga menggantungkan pencariannya dari bertani kelapa atau mengolah kopra. Hanya sekitar 5 persen yang menjadi nelayan.

“Di sini nelayan sangat sedikit, paling 5 persen. Jadi mereka menangkap ikan hanya untuk memenuhi kebutuhan mereka saja. Karena lingkungannya ekstrim, ada angin sedikit, masyarakat gak berani melaut. Jadi mayoritas mereka menjadi petani kelapa,” ujar Bago.

Ia berharap pemerintah pusat bisa memberikan perhatian lebih untuk Pulau Simuk yang kini terancam kelaparan.

Dalam beberapa waktu terakhir, ia juga sudah melaporkan kondisi ini kepada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan.

Pulau Simuk menjadi salah satu pulau terluar Indonesia yang berada di pantai Barat Sumatera  berbatasan dengan Samudera Hindia.

Berdasar Keputusan Presiden Nomor 6 tahun 2017, ada enam desa di Pulau Simuk, yakni Desa Gobo, Desa Gobo baru, Desa Silina, Desa Silina Baru, Desa Maufa, dan Desa Gondia. (*/ROM)

Share11Tweet7SendShare

Berita Terkait

Pelaku perampokan emas yang masih dalam penyelidikan kepolisian
Pematang Siantar

Pria Bermasker Rampok Emas Batangan Batangan Senilai Rp160 Juta di Pasar Horas, Pemilik Resmi Buat LP

4 Juni 2026 | 14:49 WIB

PEMATANGSIANTAR II Seorang pemuda belum diketahui identitasnya memakai masker nekat melakukan perampokan emas batangan di Toko Mas M.A. Siregar Gedung...

Read more
Tersangka RT alias Mak Mei dan barang bukti
Narkoba

Sat Narkoba Polres Pematangsiantar dan Polsek Sianțar Utara Ringkus Mak Mei Diduga Jual Sabu di Ex. Terminal Sukadame

4 Juni 2026 | 13:57 WIB

PEMATANGSIANTAR II Tim gabungan Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar dan Unit Reskrim Polsek Sianțar Utara berhasil meringkus RT alias Mak...

Read more
Dua pelaku penganiyaan pasutri dikawasan bantaran rel Tembung. (Foto Ist)
Medan

Sok Jago Aniaya Ibu Hamil dan Suami, Dua Pelaku Diciduk Polisi Hanya Tertunduk Lesu

4 Juni 2026 | 13:06 WIB

MEDAN II Viral di media sosial (medsos), dua pria menganiaya seorang ibu yang sedang hamil dan suaminya di Jalan Pasar...

Read more
Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Medan Dame Duma Sari Hutagalung. (Foto Ist)
BERITA

Biaya Konsultan “Mencekik Leher”, Dame Duma Sari Hutagalung : Kami Akan Bentuk Pansus PBG !

4 Juni 2026 | 12:19 WIB

MEDAN II Banyaknya pendirian bangunan di Kota Medan tidak memiliki izin Pendirian Bangunan Gedung (PBG) telah berdampak minimnya perolehan Pendapatan...

Read more

Berita Terbaru

Pematang Siantar

Pria Bermasker Rampok Emas Batangan Batangan Senilai Rp160 Juta di Pasar Horas, Pemilik Resmi Buat LP

4 Juni 2026 | 14:49 WIB
Narkoba

Sat Narkoba Polres Pematangsiantar dan Polsek Sianțar Utara Ringkus Mak Mei Diduga Jual Sabu di Ex. Terminal Sukadame

4 Juni 2026 | 13:57 WIB
Medan

Sok Jago Aniaya Ibu Hamil dan Suami, Dua Pelaku Diciduk Polisi Hanya Tertunduk Lesu

4 Juni 2026 | 13:06 WIB
BERITA

Biaya Konsultan “Mencekik Leher”, Dame Duma Sari Hutagalung : Kami Akan Bentuk Pansus PBG !

4 Juni 2026 | 12:19 WIB
BERITA

Respon Cepat Informasi Masyarakat, Polsek Gunung Malela Patroli Malam Antisipasi Guantibmas di Jalan Asahan

4 Juni 2026 | 12:14 WIB
BERITA

Identitas dan Keluarga Tak Ditemukan, Polseķ Bandar Huluan Kuburkan Mayat Mrs X

4 Juni 2026 | 10:35 WIB
BERITA KRIMINALITAS

Tempo 2 Jam, Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Ringkus Terduga Pelaku Curas Akibatkan Korban MD Sembunyi di Hotel Nadia, Kaki Kiri Dihadiahi Timah Panas 

4 Juni 2026 | 08:06 WIB
BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Monitoring Panen Jagung Petani Binaan di Jalan Saribu Dolok

4 Juni 2026 | 07:52 WIB
Narkoba

Sat Narkoba Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Utara Ringkus JBS Miliki 3 Paket Sabu Dirumahnya di Jalan Nanggar Suasa Ujung

3 Juni 2026 | 23:41 WIB
BERITA

Lansia 60 Tahun Meninggal Gantung Diri Dirumahnya, Kapolsek Siantar Utara Pimpin Cek TKP

3 Juni 2026 | 23:20 WIB
BERITA

RDP Masalah Pabrik Kecap Di Komisi 4 DPRD Kota Medan Ricuh, Perusahaan ” Resah ” Diminta Uang

3 Juni 2026 | 22:31 WIB
Medan

Phantom KTV Disegel, Pemko Medan Warning THM Tidak Jadi Lokasi Peredaran Narkoba

3 Juni 2026 | 22:25 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2016-2024 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber berita

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA

© 2016-2024 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber berita