Media Online Jurnal X
Sabtu, 5 September 2026
No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
  • SMSI
  • PERISTIWA
  • KRIMINALITAS
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMATERA UTARA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
HomeBERITA
Kelompok Study Pengembangan Masyarakat (KSPPM) bersama warga

Kelompok Study Pengembangan Masyarakat (KSPPM) bersama warga

Investigasi KSPPM, Banjir Bandang di Kenegerian Sihotang Disebabkan Penebangan Hutan

Jurnalx.co.idbyJurnalx.co.id
1 Desember 2023 | 05:40 WIB
inBERITA, Samosir
AA
ADVERTISEMENT
Bagikan ke Whatsapp

SAMOSIR II 

Bencana banjir bandang di Kenegerian Sihotang disebabkan oleh ekologis, kerusakan hutan akibat penebangan hutan di atas kenegerian Sihitang. Dan Penebangan tersebut dilakukan oleh perusahaan Pulp.

Demikian dikatakan Kelompok Study Pengembangan Masyarakat (KSPPM) Leorena Sihotang kepada warrwaan, Rabu (29/11/2023) di desa Siparmahan Kecamatan Harian Kabupaten Samosir.

Diungkapkan Leorena, kejadian banjir bandang tersebut terjadi pada tanggal 13 November 2023 malam. Besoknya tim KSPPM melakukan investigasi dengan menggunakan peralatan kamera stone. Hasilnya penebangan hutan di bukit di atas lokasi banjir bandang tampak berjarak lebih kurang tiga kilo meter dari curaman, ujarnya.

Maka dari hal tersebut kami simpulkan kegiatan TPL di sana harus dihentikan. Pemerintah daerah harus berperan, agar secepatnya mengusulkan ke perintah pusat supaya TPL ditutup, katanya.

“Tak ada alasan untuk tidak menutup TPL, jangan dibuat alasan tidak ada kewenangan pemerintah daerah,” sebutnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang penduduk kenegerian Sihotang, Sartono Sihotang, tutup kenegerian Sihotang atau tutup TPL? Kata Sartono.

Ditambahkan Sartono, kami di empat desa dan tiga desa terdampak banjir bandang itu sampai sekarang masih trauma. Terutama jika datang hujan, kami was-was dan ketakutan, bebernya.

Didampingi pendeta, KSPPM dan warga setempat merencanakan aksi besar-besaran untuk menyuarakan “tutup TPL.”

Diketahui sebelumnya, pihak KSPPM pada tanggal 14 November merilis, saya Leorana Sihotang bersama temanku Tara mengunjungi Desa sihotang, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir. Senin malam, 13 November 2023 lalu, sebagaimana diceritakan oleh Catur Sihotang, penduduk Desa Siparmahan, merupakan malam yang mencekam bagi masyarakat di sana, hujan deras turun sejak sore hingga malam pukul delapan. Setelah berlangsung 2 jam arus sungai binanga Godang dan Binanga Sitio-Tio yang semakin melebar dan deras.

Melihat arus sungai yang semakin meluap ke mana-mana, warga berupaya menyelamatkan diri ke tempat-tempat yang lebih aman. Sebagian besar berangkat naik kapal ke Pantu Batu, pulau di seberangnya, sementara yang lain mencari perlindungan di Sopo Godang Sihotang.

Semua berusaha menyelamatkan diri dan keluarganya. Namun, sayangnya, Ibu Rosmawati Habeahan berusia 65 tahun, tidak ditemukan hingga tulisan ini dibuat. Keluarga dan warga sekitar telah berupaya mencarinya hingga Selasa sore, namun korban belum ditemukan.
Salah satu anak Ibu Rosmawati Habeahaan, Pak Dedi Sihotang, yang datang dari Sidikalang menyampaikan kesedihannya. Setelah mendengar kabar ibunda tercintanya tidak ditemukan paska banjir bandang di kampungnya, dia langsung beranjak dari Sidikalang.

Banjir bandang atau dalam bahasa lokal disebut surpu, mengakibatkan dampak kerusakan yang luar biasa di wilayah tersebut. Selain rasa takut dan trauma, kerugian secara ekonomi juga cukup besar, hamparan ladang dan sawah tertimbun material lumpur dan batu, banyak peralatan pertanian seperti mesin traktor, genset, lemari, mesin pompa, dan sejumlah perhiasan rusak dan hilang terbawa arus.

Banjir bandang sudah terjadi beberapa kali dalam sepuluh tahun terakhir di wilayah ini, namun kali ini tidak hanya merusak Desa Sihotang, tetapi juga melibatkan empat desa lainnya, yaitu Desa Simarsoit Toba, Desa Hariarapohan, Desa Parmahanan, dan Desa Dolok Raja.

Diperkirakan 80% lahan pertanian di Sihotang rusak dan terbawa arus sungai, termasuk lahan yang siap untuk menanam padi, yang kini tertimbun pasir, batu, dan potongan kayu. Perladangan warga yang telah ditanami jagung, kopi, coklat, dan tanaman lainnya juga turut terkena rusak parah.

Tak hanya kerusakan lahan pertanian, dari pengamatan kami, sejumlah rumah mengalami kerusakan parah dan ringan. Dua unit rumah di Onan Godang dan lima unit rumah di Parmahan mengalami kerusakan berat. Tidak hanya rumah, selain infrastruktur jalan, beberapa fasilitas public seperti gedung sekolah SMP N 2 Harian, kantor desa, dan gedung sekolah PAUD juga tertimbun batu dan pasir.

Kami mencoba menyusuri sumber air banjir bandang tersebut. Secara geografis Desa Siparmahan memang berada di lembah di bawah Hutan Sihotang, di mana menurut penduduk setempat ada dua aliran sungai yang dekat dengan lokasi banjir bandnag, yakni Binanga Sitio-tio dan Binanga Godang.

Melalui tangkapan kamera drone, terlihat bahwa di hulu Tombak Sihotang, yang merupakan DAS kedua sungai tersebut, tepatnya di wilayah Hutagalung ada aktivitas penebangan pohon secara massif, dan wilayah tersebut juga masuk dalam areal konsesi sebuah perusahaan pulp and paper. Dari pengukuran jarak dengan menggujnakan aplikasi Avenza map menunjukkan bahwa Desa Parmahanan, lokasi banjir bandang, hanya berjarak sekitar 3.5 km dari batas konsesi perusahaan tersebut.

Melihat kondisi di atas, banjir bandang tersebut terjadi akibat kerusakan hutan yang massif dari waktu ke waktu di hulu. Peristiwa ini menjadi penringatan bagi semua pihak, baik pemerintah, masyarakat terlebih perusahaaan, bahwa pembangunan harus memperhatikan aspek lingkungan.

Isu perubahan iklim yang menjadi focus perhatian dunia saat ini harus disikapi serius. Aksi mitigasi dan adaptasi iklim harus melibatkan semua pihak. Namun, negara atau pemerintah memegang peranan yang sangat penting, agar masyarakat local dan petani yang berada di wilayah rentan bancana mendapatkan perhatian yang lebih serius.

Izin-izin perusahaan perusak lingkungan yang berpotensi menimbulkan bencana ekologis harus dievaluasi dan dicabut. Di sisi lain, masyarakat juga, dalam kerentanannya, harus Bersama-sama memperjuangkan lingkungan yang aman dan nyaman buat kehidupan mereka saat ini dan masa yang akan datang. (*/FRED)

Share17Tweet11SendShare

Berita Terkait

Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra, S.T, saat  Sosialisasi Perda Kota Medan Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Jalan Suka Murni, Kecamatan Medan Amplas (Foto Ist)
BERITA

Bansos Ditentukan Desil, Edi Saputra ” Bongkar ” Cara Warga Medan Cek Status

5 September 2026 | 18:49 WIB

MEDAN II Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra, S.T, mengajak masyarakat untuk lebih proaktif mengecek sendiri kelayakan sebagai penerima bantuan...

Read more
Anggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri. (Foto Ist)
BERITA

Defisit Puluhan Miliar Mengintai ! Lailatul Badri Warning Beban BRT Bisa Menggerus APBD Medan

5 September 2026 | 14:19 WIB

MEDAN II Anggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri, mendukung langkah Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang berupaya...

Read more
Anggota DPRD Kota Medan, Saipul Bahri. (Foto Ist)
BERITA

Memalukan ! Dua Kepling Medan Terseret Narkoba, Saipul Bahri : Ini Tamparan Keras Bagi Pemko Medan, Kita Desak Tes Urine Massal

5 September 2026 | 14:15 WIB

MEDAN II Dua oknum Kepala Lingkungan (Kepling) di Kota Medan ditangkap polisi karena diduga terlibat peredaran narkotika. Peristiwa ini mendapat...

Read more
Bhabinkamtibmas Kelurahan Teladan Aipda Irwan Surya Darma melaksanakan sambang kamtibmas di Kantor Pegadaian Jalan Sudirman
BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Barat Laksanakan Sambang Kamtibmas di Kantor Pegadaian

5 September 2026 | 13:23 WIB

PEMATANGSIANTAR II Polsek Sianțar Barat Polres Pematangsiantar melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Teladan Aipda Irwan Surya Darma melaksanakan sambang kamtibmas di Kantor...

Read more

Berita Terbaru

BERITA

Bansos Ditentukan Desil, Edi Saputra ” Bongkar ” Cara Warga Medan Cek Status

5 September 2026 | 18:49 WIB
BERITA

Defisit Puluhan Miliar Mengintai ! Lailatul Badri Warning Beban BRT Bisa Menggerus APBD Medan

5 September 2026 | 14:19 WIB
BERITA

Memalukan ! Dua Kepling Medan Terseret Narkoba, Saipul Bahri : Ini Tamparan Keras Bagi Pemko Medan, Kita Desak Tes Urine Massal

5 September 2026 | 14:15 WIB
BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Barat Laksanakan Sambang Kamtibmas di Kantor Pegadaian

5 September 2026 | 13:23 WIB
BERITA

Polsek Siantar Barat Patroli Jalan Kaki Siang Hari Antisipasi 3C di Pasar Horas

5 September 2026 | 10:55 WIB
BERITA

Polsek Siantar Marihat Laksanakan Curhat Kamtibmas Kepada Masyarakat Jalan Bahkora 2

5 September 2026 | 09:41 WIB
BERITA

Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Pematangsiantar Sosialisasi Cegah Laka Lantas di Gereja GKPB Jalan SM. Raja

5 September 2026 | 09:38 WIB
BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Monitoring Distribusi MBG di PAUD SAB Jalan Rabaik Purba

5 September 2026 | 09:34 WIB
BERITA

Lily MBA Dorong Rico Waas Gratiskan Ongkos Angkot Pelajar, Dinilai Ringankan Beban Warga Miskin

5 September 2026 | 08:18 WIB
Kabupaten Simalungun

Polsek Gunung Malela Ringkus Pria Paruh Baya Asal Kota Pematangsiantar Diduga Edarkan Sabu di Karang Rejo

5 September 2026 | 08:14 WIB
Medan

Citra Pemko Medan Tercoreng ! Kepling Mandras Hulu Jadi Kurir Narkoba, Polisi Sita 600 Butir Pil Ektasi

4 September 2026 | 23:33 WIB
BERITA

Meski Diguyur Gerimis, Tim Resmob Polres Simalungun Tetap Gigih Patroli Cegah Balap Liar dan Geng Motor

4 September 2026 | 23:10 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2016-2026 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobafons infamis

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA

© 2016-2026 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobafons infamis