SIANTAR
Setiap turun nya hujan, badan jalan Patuan Nagari Kelurahan Sukadame Kecamatan Siantar Utara Kota Siantar tepatnya depan Mako Polsek Siantar Utara selalu menjadi langganan banjir.
Atas kondisi itu, Camat Siantar Utara Irwansyah Saragih S.Sos, MSi mengaku petugasnya sama sekali tidak sanggup mengatasinya. “Benar, petugas kita sudah tidak sanggup mangatasinya,”Ujar Camat Siantar Utara, Irwansyah Saragih ditemui usai menyambut Wali Kota bersama Danrem 022/Pantai Timur (PT) meninjau Akbdi Florensi yang dijadikan Lokasi Isolasi Terpusat (Isoter) Pasien Covid 19, Sabtu (21/8/2021) sore.
Camat menjelaskan penyebab banjirnya badan jalan depan Mako Polsek Siantar Utara itu akibat didalamnya parit atau selokan adanya penyumbatan beberapa puluh tahun yang lalu. “Itu didalamnya ada penyumbatan sudah berlangsung beberapa puluh tahun,”jelasnya.
Untuk menangani masalah banjir itu, Camat menegaskan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Siantar sudah mengusulkan didalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Siantar.
“Kita sudah usulkan ke Dinas PU untuk pembenahan disitu. Dinas PU lah nanti yang menangani itu, Pak,”Pungkas Irwansyah Saragih.
Sementara itu sesuai pantuan, ketinggian banjir depan Mako Polsek Siantar Utara setinggi mata kaki sehingga membuat warga pejalan kaki maupun pengendara kendaraan terganggu melintasinya kemudian bila genangan air sudah surut badan jalan kotor dipenuhi sampah-sampah yang terbawa air dari parit.
“Sudah beberapa bulan setiap hujan deras pasti banjir badan jalan depan Polsek Siantar Utara ini tapi sampai saat ini belum juga diperbaiki. Padahal warga terganggu melintas,”ujar boru Pardede salah satu warga ditemui didepan Indomaret.
Penulis / Editor : Freddy Siahaa






