MEDAN II
Anggota DPRD Kota Medan, Saipul Bahri berikan apreasi atas pembangunan SMP Classrooms of Hope di Jalan Karo, Belawan. Kehadiran sekolah tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di kawasan Medan Utara.
Saipul Bahri menegaskan, akses pendidikan yang dekat dan terjangkau menjadi kebutuhan mendasar masyarakat Belawan. Persoalan pendidikan tidak boleh dipandang sebatas ketersediaan gedung sekolah, tetapi juga berkaitan dengan kesempatan anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh masa depan yang lebih baik.
“Kita apresiasi pembangunan SMP Classrooms of Hope di Jalan Karo, Belawan. Dengan adanya sekolah ini, anak-anak tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk bersekolah. Kita berharap tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah karena terkendala akses pendidikan,” kata Saipul Bahri kepada wartawan, Jumat (16/10).
Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Medan itu menilai, pendidikan memiliki peran strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan. Tanpa pendidikan yang memadai, anak-anak berisiko menghadapi keterbatasan kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Menurut legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan, dan Medan Belawan tersebut, perhatian terhadap pendidikan anak harus menjadi prioritas bersama, terutama di wilayah yang masyarakatnya menghadapi berbagai keterbatasan sosial dan ekonomi.
“Jangan sampai anak-anak kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena persoalan jarak maupun kondisi ekonomi keluarga. Mereka harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan,” ujarnya.
Saipul juga menekankan bahwa perluasan akses pendidikan perlu berjalan beriringan dengan pembinaan karakter dan pengawasan terhadap anak-anak serta remaja.
“Harapan kita, dengan semakin mudahnya akses pendidikan, anak-anak Belawan semakin termotivasi untuk bersekolah. Mereka harus punya kegiatan yang positif, mendapatkan pembinaan yang baik, dan memiliki cita-cita untuk masa depan,” ungkap anggota Komisi 1 DPRD Medan.
Ia berharap pembangunan SMP Classrooms of Hope menjadi awal dari perhatian yang lebih besar terhadap persoalan pendidikan di Belawan. Pemerintah juga diharapkan memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat mengakses pendidikan tanpa terbebani biaya dan kebutuhan sekolah yang sulit dipenuhi.
Sebelumnya, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memulai pembangunan SMP Classrooms of Hope melalui peletakan batu pertama di Jalan Karo, Belawan, Kamis (15/10).
Sekolah tersebut ditargetkan mampu menampung sekitar 300 siswa. Rico Waas berharap, ke depannya sekolah itu dapat berstatus sekolah negeri sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.(ROM)






