SIANTAR
Penyebaran Pandemi Virus Corona (Covid 19) di Kota Siantar ternyata masih memperihatinkan. Dua orang warga lagi dinyatakan positif terkonfirmasi Covid 19 sesuai hasil swab.
“Jadi hari ini total delapan pasien positif terkonfirmasi Covid 19 di Kota Siantar,”ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Jubir GTP2) Covid-19 Kota Siantar, Daniel Siregar melalui siaran langsung diberbagai media sosial, Hari Kamis (21/5/2020) malam sekira pukul 21.00 Wib.
Daniel menjelaskan, kedua pasien positif terkonfirmasi Covid 19 tersebut satu orang pasien PDP yang meninggal beberapa waktu yang lalu dari Kecamatan Siantar Marihat ternyata disimpulkan Positif Covid 19 setelah hasil swab keluar dan satu orang lagi dari Kecamatan Siantar Selatan.
Kedelapan pasien positif Covid 19 itu sedang menjalani perawatan atau isolasi yakni satu orang isolasi di RSUP Adam Malik Kota Medan, 1 orang di RS Martha Friska Kota Medan dan 6 orang di RSUD dr. Djasamen Saragih Kota Siantar.
Status ODP tanpa gejala 107 orang, ODP dengan gejala 1 orang, ODP menjadi PDP masih tetap 1 orang serta ODP selesai pemantauan 1.716 orang, Status PDP sedang dirawat 10 orang, dimana terdapat pertambahan dua orang, PDP melalui PCR hasilnya negatif 10 orang, PDP melalui PCR hasilnya positif 8 orang dan PDP Meninggal 1 orang.
Kemudian status OTG sedang isolasi 9 orang, OTG melalui PCR hasilnya negatif tambah 1 orang sehingga menjadi 12 orang, OTG melalui PCR hasilnya positif tambah 1 orang menjadi 3 orang dan OTG sedang perawatan dan beralih menjadi PDP 1 orang. “Bertambahnya satu orang pasien PDP yang meninggal itu menjadi dua orang di Kota Siantar ini,”jelasnya.
Daniel menambahkan Tim Medis Dari Dinas Kesehaan (Dinkes) Kota Siantar menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap OTG untuk mengetahui perkembangan kesehatan. Yang dibutuhkan Para OTG itu isolasi agar tidak melakukan interaksi dengan orang lain. Bila OTG sudah teralu banyak dan fasilitas tidak mencukupi maka tidak kemugkinan para OTG menjalani karantina mandiri dirumah masing masing.
“21 hari terkahir dari tanggal 1 Mei 2020 hingga 21 Mei 2020 grafik masih terus peningkatan. Mari kita bersama sama berdoa untuk Kota Siantar, semoga Tuhan melindungi kita semua,”kata Daniel mengakhiri.]
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






