Media Online Jurnal X
Minggu, 14 Juni 2026
No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
  • SMSI
  • PERISTIWA
  • KRIMINALITAS
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMATERA UTARA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
HomeBERITA
Ketua Komisi 1 DPRD Medan, Reza Pahlevi Lubis menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Medan, Imigrasi Kelas 1 TPI Polonia dan Imigrasi Belawan. (Foto Ist)

Ketua Komisi 1 DPRD Medan, Reza Pahlevi Lubis menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Medan, Imigrasi Kelas 1 TPI Polonia dan Imigrasi Belawan. (Foto Ist)

Komisi 1 DPRD Medan Soroti Lambatnya Pembuatan Paspor dan Masih Adanya Dugaan Calo

Jurnalx.co.idbyJurnalx.co.id
12 Maret 2025 | 05:23 WIB
inBERITA, Medan
AA
ADVERTISEMENT
Bagikan ke Whatsapp

MEDAN II

Komisi 1 DPRD Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Medan, Imigrasi Kelas 1 TPI Polonia dan Imigrasi Belawan.

Rapat ini membahas berbagai permasalahan terkait pelayanan keimigrasian, khususnya dalam proses pembuatan paspor yang dinilai lambat dan belum optimal.

Rapat yang berlangsung di ruang Komisi 1 DPRD Medan ini dipimpin Ketua Komisi 1 DPRD Medan, Reza Pahlevi Lubis termasuk Saiful Bahri, Saiful Ramadhan, Roma Uli Silalahi, Muslim, dan Robi Barus.

Dari pihak Imigrasi hadir Kepala Kantor Imigrasi Khusus Gatot Subroto, Urray Avian, serta sejumlah pejabat imigrasi lainnya.

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi 1 DPRD Medan Saiful Bahri menyoroti keterlambatan dalam pengurusan paspor meskipun sistem online sudah diterapkan.

Ia mengungkapkan bahwa masyarakat masih harus menunggu hingga lebih dari 10 hari untuk mendapatkan paspor, bahkan ada yang mencapai 14 hari.

“Saya baru saja mengurus paspor istri saya secara online, tetapi butuh waktu lebih dari 10 hari. Bahkan, harus mengikuti prosedur online hingga dua kali sebelum akhirnya diterima. Saya mempertanyakan apakah sumber daya manusia (SDM) di imigrasi sudah siap dengan sistem yang ada? Karena keterlambatan ini jelas merugikan masyarakat,” ujar Saiful Bahri, saat RDP, Senin (10/3/25).

Senada dengan Saiful Bahri, anggota DPRD lainnya, Saiful Ramadhan, juga mengeluhkan sistem online yang belum berjalan optimal.

Ia bahkan memilih mengurus paspor ke Langsa karena merasa proses di Medan terlalu lama.

“Saya sudah daftar online, tetapi setelah menunggu seminggu hingga 10 hari, tetap tidak ada kepastian. Akhirnya, karena saya butuh segera, saya memutuskan mengurus ke Langsa. Pelayanan seharusnya bisa lebih cepat dan tidak membuat masyarakat kebingungan,” ujar Saiful Ramadhan.

Masih ditempati yang sama, Roma Uli Silalahi juga adanya dugaan calo bermain di Kantor Imigrasi Belawan.

“Saat ini sistem pengurusan paspor sudah online, serta kuota dibatasi.Tapi, kenapa di Imigrasi Belawan justru bisa membuat paspor melalui jalur tertentu,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Medan, Reza Pahlevi Lubis menyoroti kurangnya sosialisasi dari pihak Imigrasi mengenai mekanisme pengurusan paspor.

Menurut politisi Golkar itu masih banyak masyarakat yang bingung dengan prosedur yang berlaku.

“Kita ingin ada koordinasi lebih baik antara Imigrasi dan DPRD, termasuk terkait bantuan pengurusan paspor bagi masyarakat yang membutuhkan. Banyak warga yang masih bingung tentang mekanisme yang harus diikuti,” kata Reza Pahlevi.

Menanggapi berbagai kritik tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Medan, Urray Avian, mengakui adanya kendala dalam proses pembuatan paspor, terutama karena tingginya jumlah pemohon dan keterbatasan kuota harian.

Ia menjelaskan bahwa kuota harian untuk pelayanan paspor di Medan hanya sekitar 250 orang.

“Permintaan paspor di Medan sangat tinggi, sementara kuota yang tersedia masih terbatas. Sistem online memang dibuat untuk mempermudah, tetapi ketika kuota sudah penuh, maka pemohon akan dialihkan ke hari lain,” jelas Urray Avian.

Ia juga menambahkan bahwa untuk kondisi darurat, seperti keperluan berobat atau perjalanan dinas mendesak, masyarakat bisa langsung datang ke kantor imigrasi dengan membawa dokumen pendukung.

“Untuk kasus tertentu seperti perjalanan mendadak karena tugas negara, berobat, atau lansia, kami bisa memberikan prioritas tanpa harus mengikuti kuota harian,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Polonia, Ma’mum, juga menjelaskan bahwa kantor Imigrasi di Medan Polonia sedang mengalami renovasi, yang berdampak pada keterbatasan layanan.

“Kami sedang melakukan renovasi besar di kantor imigrasi Polonia, sehingga pelayanan sementara dilakukan di lokasi lain. Kuota di Polonia juga terbatas, hanya sekitar 250 per hari. Kami berharap setelah renovasi selesai, pelayanan bisa lebih optimal,” kata Ma’mum.

Mendengar penjelasan dari pihak Imigrasi, Ketua Komisi 1 DPRD Medan tetap meminta adanya perbaikan sistem agar pelayanan lebih cepat dan efisien.

Dan pihak mendesak agar sistem online benar-benar bisa dimanfaatkan dengan maksimal, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu lama atau bahkan terpaksa mengurus paspor ke luar daerah.

“Kami meminta pihak Imigrasi untuk segera berkoordinasi dengan pusat agar kuota bisa ditambah dan sistem online bisa berjalan lebih efektif. Jangan sampai masyarakat Medan malah lebih mudah mengurus paspor di luar daerah dibandingkan di kotanya sendiri,” tegas Saiful Bahri.

Selain itu, DPRD juga mengusulkan adanya kerja sama antara Imigrasi dan DPRD dalam hal sosialisasi mekanisme pembuatan paspor, agar masyarakat tidak lagi kebingungan dalam proses pengurusannya.

“Kami siap membantu menyosialisasikan mekanisme pembuatan paspor kepada masyarakat. Yang penting, sistem harus benar-benar diperbaiki agar masyarakat tidak terus-menerus mengeluh,” tutup Reza Pahlevi. (ROM)

Share10Tweet6SendShare

Berita Terkait

perosnil piket melakukan pengecekan TKP adanya keributan di Jalan SM. Raja
BERITA

Respon Laporan CC 110 Polsek Siantar Marihat Cek TKP Keributan di Jalan SM. Raja

14 Juni 2026 | 09:29 WIB

PEMATANGSIANTAR II Polsek Siantar Marihat Polres Pematangsiantar melalui perosnil piket melakukan pengecekan TKP adanya keributan di Jalan SM. Raja Kelruahan...

Read more
Kanit Reskrim IPDA J. Manihuruk SH bersama personil piket mediasi kedua belah pihak di Polsek Siantar Selatan
Pematang Siantar

Polsek Siantar Selatan Respon Cepat Selesaikan Dugaan Pencurian Alpokat Dengan Problem Solving

14 Juni 2026 | 09:01 WIB

PEMATANGSIANTAR II Polsek Siantar Selatan Polres Pematangsiantar dipimpin Kanit Reskrim IPDA J. Manihuruk SH dan personil piket respon cepat selesaikan...

Read more
Piket Pawas IPDA Nirwan Sirait bersama personil piket Cek TKP Keributan Didepan Penginapan Berkah 
BERITA

Respon Laporan CC 110, Polsek Siantar Martoba Cek TKP Keributan Didepan Penginapan Berkah 

14 Juni 2026 | 08:42 WIB

PEMATANGSIANTAR II Personil piket Polsek Siantar Martoba Polres Pematangsiantar dipimpin piket Pawas IPDA Nirwan Sirait melakukan cek TKP keributan didepan...

Read more
Polsek Siantar Selatan Dampingi Penjualan 951 Kg Hasil Panen Jagung Petani Binaan ke Bulog Cabang Pematangsiantar
BERITA

Polsek Siantar Selatan Dampingi Penjualan 951 Kg Hasil Panen Jagung Petani Binaan ke Bulog Cabang Pematangsiantar

14 Juni 2026 | 08:20 WIB

PEMATANGSIANTAR II Polsek Siantar Selatan Polres Pematangsiantar melakukan pendampingan hasil panen jagung petani binaan Ibu Boru Tobing ke Bulog Cabang...

Read more

Berita Terbaru

BERITA

Respon Laporan CC 110 Polsek Siantar Marihat Cek TKP Keributan di Jalan SM. Raja

14 Juni 2026 | 09:29 WIB
Pematang Siantar

Polsek Siantar Selatan Respon Cepat Selesaikan Dugaan Pencurian Alpokat Dengan Problem Solving

14 Juni 2026 | 09:01 WIB
BERITA

Respon Laporan CC 110, Polsek Siantar Martoba Cek TKP Keributan Didepan Penginapan Berkah 

14 Juni 2026 | 08:42 WIB
BERITA

Polsek Siantar Selatan Dampingi Penjualan 951 Kg Hasil Panen Jagung Petani Binaan ke Bulog Cabang Pematangsiantar

14 Juni 2026 | 08:20 WIB
BERITA

Polres Tanjungbalai Hadiri Wisuda TK Kemala Bhayangkari 09 Angkatan 2025/2026

13 Juni 2026 | 21:15 WIB
BERITA

Hadiri Pelantikan PD Al Jam’iyatul Washliyah Kota Pematangsiantar 2026-2031, Wesly Silalahi Serahkan Bantuan Keluarga Rp15 Juta untuk Anak Yatim

13 Juni 2026 | 20:17 WIB
BERITA

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tanjungbalai Gelar Aksi Bersih Bersih Gerakan Indonesia Asri

13 Juni 2026 | 20:05 WIB
BERITA

Sambut HUT Bhayangkara Ke 80, Polres Pematangsiantar Bersihkan Bantaran Sungai Bah Bolon dan Pasar Horas

13 Juni 2026 | 19:59 WIB
BERITA

DPD IPK Kota Pematangsiantar Tegaskan Kejadian Penganiayaan di Taman Bunga Diserahkan Sepenuhnya Kepada Penegak Hukum

13 Juni 2026 | 19:45 WIB
BERITA

Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak : Melalui Momen Ini Kami Bisa Menjalin Komunikasi Dengan Masyarakat

13 Juni 2026 | 10:32 WIB
BERITA

Kapolri Instrusikan Mabes Polri, Polda, Polres Hingga Polsek se-Indonesia Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

13 Juni 2026 | 10:27 WIB
BERITA

Cegah Judi Selama Piala Dunia 2026, Kapolri Aktifkan Kembali Satgas Anti-Mafia Bola

13 Juni 2026 | 10:24 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2016-2024 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber berita

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA

© 2016-2024 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber berita