SIANTAR
Siharno Munte (26) remaja penderita penyakit gangguan saraf yang tinggal di Jalan Padang Sambo, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar diduga hilang sehingga kakak kandungnya Riana Boru Munthe (33) membuat laporan pengaduan ke Mako Polres Siantar Hari Senin (20/7/2020) siang sekira pukul 11.33 WIB.
Riana Munte (33) dikonfirmasi wartawan mengatakan Siharno meninggalkan rumah sejak tanggal 22 Juni 2020 sekira pukul 02.00 Wib. Padahal setengah jam atau 30 menit sebelumnya Siharno diketahui sudah tertidur pulas didalam kamarnya.
“Dia (Siharno Munthe) Keluar dari pintu belakang yang hanya di grendel. Saat itu kami sedang tertidur makanya tidak ada yang tahu,”ujarnya.
Dijelaskannya, hilangnya Siharno bukan baru itu terjadi melainkan kedua kalinya. Dimana pertama sekali Siharno Sudah disampai di Kota Balige, Kabupaten Tobasa karena berhasil didapatkan seorang sopir lintas yang sudah mengetahui jika Siharno dinyatakan hilang.
“Dua tahun lalu, dia gini juga kabur dari rumah. Berjalan kaki ngikuti jalan, terus kami infokan lah lewat media sosial. Kebetulan, ada sopir lintas mengetahui keberadaan adik saya sudah di Balige, barulah kami jemput kesana. Adik saya ini ada gangguan sarafnya sejak kecil,” jelasnya Rihana.
Masih kata Rihana, bahwa saat ini adiknya itu masih dalam tahap terapi kesehatan oleh Dokter Saraf sehingga dokter memintanya mengawasi Siharno dengan ketat. “Tapi inilah, ini sudah menjadi kelalaian kami,”kata Rihana mengakhiri dengan nada sedih.
Sementara ditempat terpisah, Kapolres Siantar AKBP Budi Pardamean Saragih, SIK dikonfirmasi melalui Kasubag Humas IPTU Rusdi Ahya, SH membenarkan adanya laporan kehilangan Siharno Munthe oleh Kakak Kandungnya Rihana Boru Munthe. “Benar, keluarganya sudah datang kemari buat laporan, adiknya hilang,” tukas Rusdi singkat.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






