SIMALUNGUN II
Satu unit truk trailer plat nomor polisi (Nopol) 9682 KEH melanjutkan masuk jurang kedalaman 100 meter di Jalan Umum lingkar luar Parapat Km 54 Nagori Sipangan Bolon Induk Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, pada Rabu siang (7/10/2026) sekira pukul 13.00 Wib
Supir bernama Eko Jamaluddin warga Bekasi dan kerneknya Muhamamd Rinaldi Hasibuan warga Padang Lawas (Palas).
Informasi dihimpun, awalnya pada Rabu siang (7/10/2026) sekira pukul 13.00 Wib Truk Trailer dikemudikan Eko Jamaluddin tersebut bermuatan semen melaju dari arah Kota Pematangsiantar menuju arah Simpang Sitahoan.
Saat melintas di TK dalam kondisi jalan menurun dan menikung kiri arah tujuan Simpang Sitahoan, Eko Jamaluddin tidak bisa mengendalikan laju truk trailer tersebut sehingga truk trailer tersebut meluncur masuk kejurang sebelah kanan arah tujuannya yang diperkirakan sedalam 100 meter.
Menerima laporan warga, personil piket Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun dan Polsek Girsang Sipangan Bolon datang ke TKP. Namun pihak Kepolisian mengalami kesulitan melakukan evakuasi karena kedua korban ditemukan meninggal dunia terjepit kepala truk trailer tersebut.
Begitupun dua hari kemudian tepatnya Jumat (9/10/2026) siang Pihak Unit Gakkum berhasil evakuasi jenajah Eko Jamaluddin keruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar dan sore harinya jenajah Muhamamd Rinaldi Hasibuan berhasil dievakuasi keruangan jenajah yang sama untuk dilakukan Visum Et Repertum (VER).
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba SH dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut truk trailer masuk kedalam jurang serta mengakibatkan supir dan Kernek meninggal dunia.
“Barang bukti Truk Trailer tersebut sudah diamankan dan kejadian tersebut sedang ditangani Pihak Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun,” Kata AKP Verry.
Hingga berita ini terbitkan jenajah supir dan Kernek truk trailer tersebut sudah diserahkan kepada keluarga untuk dikuburkan. (JX)






