JAKARTA II
Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan mencopot Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait insiden keracunan makanan pada siswa SMAN 1 di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara.
Selain pencopotan, BGN juga menyegel dapur operasional SPPG terkait sebagai langkah administratif setelah insiden tersebut.
“Tindakan administratif juga sudah diambil, pencopotan Kepala SPPG terkait dan penyegelan dapur operasional. BGN juga memastikan kondisi mereka (siswa) dan kemudian mencari akar persoalannya,” kata Kepala BGN Sudaryono dalam Instagram resminya, Jumat (14/8/2026).
Ia juga mengatakan pihak BGN juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Karo untuk menangani insiden tersebut. Pemeriksaan terhadap sampel sisa lauk pauk dilakukan bersama Dinas Kesehatan setempat untuk mengetahui penyebab kejadian.
“Saya telah berkoordinasi dengan Bupati Antonius Ginting, sementara pemeriksaan sampel sisa lauk pauk dilakukan bersama Dinas Kesehatan setempat,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, 279 pelajar dari tiga sekolah di Berastagi mengalami dugaan keracunan setelah menyantap menu. Para siswa berasal dari SMP Swasta Bersama, SMA Swasta Bersama, dan SMAN 1 Berastagi.
Sebagian pelajar harus menjalani perawatan di RSU Kabanjahe, RS Efarina, dan RS Amanda. (*/rom)






