MEDAN II
Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak (MAS) SH mengajak masyarakat memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pengamalan Pancasila penting untuk menjaga toleransi, saling menghargai keyakinan dan agama, serta memperkuat persatuan.
Pesan tersebut disampaikan Paul MAS saat melaksanakan penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) TA 2026 di Jalan Sei Kera Nomor 165, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Medan Timur, Minggu (27/9/2026).
Paul mengatakan, setiap warga negara Indonesia memiliki kewajiban untuk memahami dan mengamalkan lima sila Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, dimaknai dengan percaya kepada Tuhan, menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing serta menjaga toleransi antarumat beragama.
Kemudian sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, diwujudkan dengan sikap saling menolong, tidak membeda-bedakan suku maupun agama serta menghormati hak asasi manusia.
Sila ketiga, Persatuan Indonesia, menurut Paul, dapat diwujudkan dengan mencintai tanah air, rela berkorban, bangga sebagai warga negara Indonesia dan menjaga persatuan.
Sementara sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, mengajarkan pentingnya musyawarah untuk mufakat, menghormati pendapat orang lain serta tidak memaksakan kehendak.
Sedangkan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, antara lain diwujudkan melalui sikap adil, kerja keras, tidak boros, menghormati hak orang lain dan mengedepankan gotong royong.
“Jadi Pancasila bukan hanya diucapkan dan bukan hanya dihafal, tetapi wajib dipahami dan diimplementasikan,” tegas Paul.
Karena itu, Paul mengimbau masyarakat untuk terus mempelajari dan memahami nilai-nilai Pancasila serta menerapkannya sejak dini.
Ia secara khusus mengingatkan generasi muda agar menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam membangun karakter dan kehidupan sosial.
“Terkhusus kepada generasi muda jangan sampai krisis moral karena tidak mengetahui dan memaknai Pancasila,” pungkas Paul Simanjuntak, yang juga Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan ini. (ROM)






